Breaking News:

ANAMBAS HARI INI

Semarak Imlek, Jalan Hang Tuah Anambas Mulai Dipasang Lampion

Lampu lampion berwarna merah mulai terlihat di Jalan Hang Tuah, Kelurahan Tarempa, Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepri.

Penulis: Rahma Tika
Editor: Septyan Mulia Rohman
tribunbatam.id/Rahmatika
Lampion di Jalan Hang Tuah, Kelurahan Tarempa, Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepri, Senin (13/1/2020). 

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - Lampu lampion berwarna merah mulai terlihat di Jalan Hang Tuah, Kelurahan Tarempa, Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepri.

Tidak hanya di jalan utama di Tarempa, ibu kota Anambas, sejumlah warung di tepi jalan ini juga memasang pernak pernik khas berwarna merah.

Lampion berwarna merah itu tampak indah terpasang rapi tersusun di atas tali yang disangga dengan tiang untuk menyambut imlek. 

Tak hanya di jalan Hang Tuah saja hiasan lampion di pasang, di lokasi yang berbeda yaitu di sekitar jalan menuju Vihara juga sudah ada beberapa orang yang memasang lampu-lampu hias.

Seorang tukang ojek yang biasa mangkal di Jalan Hang Tuah, Nas mengatakan, pemasangan lampion biasanya mulai dipasang menjelang beberapa minggu sebelum perayaan imlek.

"Baru aja dipasang lampionnya, lebih cantik lagi kalau di lihat malam hari," ucap Nas, Senin (13/1/2020).

Seorang pemilik warung di Jalan Hang Tuah, Cece mengatakan, selain kue dan lampion yang menjadi pernak penik imlek, asinan buah menjadi makanan yang laris diburu menjelang imlek. 

Satu kotak bingkisan ia jual dengan harga Rp 85 ribu. Dalam satu kotak itu sudah ada delapan macam jenis asinan buah di dalamnya.

Asinan buah yang dijual di sebuah warung di Kelurahan Tarempa, Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepri, Senin (13/1/2020).
Asinan buah yang dijual di sebuah warung di Kelurahan Tarempa, Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepri, Senin (13/1/2020). (tribunbatam.id/Rahmatika)

"Kalau pernak pernik sih di sini ngga banyak, cuman kalau mau kasih bingkisan gitu ada. Nah kami jual asinan buah, ini laku banget pas hari imlek dan banyak yang mencari. Ini cocok sekali untuk hadiah imlek," katanya.

Suasana Imlek di Karimun

Perayaan imlek dijadwalkan Sabtu (25/1/2020), namun suasana imlek sudah mulai terasa di Kabupaten Karimun.

Pernak-pernik tahun baru Imlek 2571 atau tahun 2020 Masehi terpasang di sejumlah kawasan utama Pulau Karimun Besar.

Pantauan TribunBatam.id, deretan lampu hias dipasang di jalan-jalan utama. Seperti di Jalan Nusantara, Kelurahan Tanjung Balai Kota, Kecamatan Karimun dan jalan utama Kelurahan Meral Kota, Kecamatan Meral.

Lampu hias yang terpasang di jalan raya Meral Kota, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri. Suasana imlek mulai terasa setidaknya di Pulau Karimun Besar.
Lampu hias yang terpasang di jalan raya Meral Kota, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri. Suasana imlek mulai terasa setidaknya di Pulau Karimun Besar. (tribunbatam.id/elhadifputra)

Masyarakat memasang ratusan ribu lampu berbagai warna. Seperti lampion, lampu hias berbentuk bintang serta lampu hias seperti air mengalir.

Di kawasan Meral, lampion akan terlihat mengular di sepanjang jalanan kurang lebih 2 kilometer. Di salah satu sisi saat memasuki lokasi ini juga dilengkapi gapura yang indah.

"Memang setiap tahun lampu hias ini dipasang. Bahkan bukan hanya saat imlek saja. Tapi di masa lebaran juga dipasang," kata seorang warga Meral, Andra, Rabu (8/1/2020).

Bukan hanya itu, masyarakat dapat membeli pernak-pernik di sebuah bazar kawasan Meral.

Lokasi bazar ini berada di halaman Kelenteng Cetya Vidya Sagara, Kecamatan Meral. Bazar imlek di lokasi ini telah ada sejak tahun 2013.

Bazar imlek ini telah dibuka sejak tanggal 4  hingga 18 Januari 2020. Di sana, para pelapak mulai menggelar dagangan mereka sejak pukul 4 sore hingga pukul 10 malam.

Berbagai pernak-pernik, alat sembahyang, pakaian, kebutuhan pokok, parsel dan kuliner dijual oleh para pedagang ini.

Bazar Imlek di Tanjungpinang

Bazar imlek digelar di Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepri.  

Bazar ini terpusat di di kawasan Kota Lama, jalan Merdeka sampai Tengku Umar, Kecamatan Tanjungpinang Kota.

Hiasan lampion indah berwarna merah tampak terbentang di sepanjang kawasan kota lama itu.

Bazar Imlek di Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepri, Rabu (8/1/2020).
Bazar Imlek di Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepri, Rabu (8/1/2020). (tribunbatam.id/endrakaputra)

Deratan stan yang memenuhi sisi kanan dan kiri jalan menawarkan berbagai jenis variasi produk seperti aneka minuman, makanan, aksesoris, fashion, pernak-pernik dan kue-kue imlek.

Ada juga stan yang menjual tanjak, mainan anak-anak, eletronik, hingga produk handphone.

Kehadiran stan bazar ini tentunya menarik perhatian ribuan pengunjung, baik yang ingin berbelanja atau hanya sekadar mencuci mata.

Setiap tahun, sebelum perayaan Tahun Baru Imlek di Kota Tanjungpinang selalu dibalut dalam pesta rakyat yang dikenal dengan Bazar Imlek.

Seorang pengunjung bazar, Adel mengaku senang dengan adanya bazar imlek ini. Datang bersama teman-temannya, bazar ini selalu ditunggu, karena hanya dibuka satu tahun sekali.

"Di sini kami bukan hanya bisa melihat indahnya lampion pada malam hari saja, tapi bisa berwisata kuliner. Banyak sekali jajanan dan barang-barang menarik di sini," sebutnya, Rabu (8/1/2020) malam.

Pedagang menjual barang dagangannya di bazar imlek di Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepri, Rabu (8/1/2020).
Pedagang menjual barang dagangannya di bazar imlek di Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepri, Rabu (8/1/2020). (tribunbatam.id/endrakaputra)

Sambil mencicipi aneka jajanan, pengunjung juga bisa berswafoto dengan latar belakang lampion indah berwarna merah.

"Bazar ini jadi destinasi menarik bagi kami untuk mengisi waktu libur," ujarnya

Seorang penjual pakaian yang biasa berkeliling menjual dagangannya, Cici mengaku gembira dengan adanya bazar imlek, karena bisa menambah omzet dan pelanggan baru.

"Saya berjualan sudah 27 tahun. Meski hanya setahun sekali, bazar imlek ini bisa jadi mata pencarian saya. Jadi setiap tahun saya pasti ikut mengisi stan di bazar imlek ini," katanya sambil menawarkan dagangannya.

Sebagai informasi, kegiatan bazar imlek di kota Tanjungpinang berlangsung selama satu bulan. Mulai 27 Desember 2019, hingga 22 Januari 2020.

Bazar ini merupakan salah satu agenda tahunan yang digelar di kota Tanjungpinang. Tujuannya untuk melestarikan dan memperkenalkan budaya etnis Tionghoa kepada masyarakat Indonesia serta menggaet wisatawan untuk datang ke kota Gurindam.

Wali kota Tanjungpinang Syahrul telah meresmikan bazar tersebut pada Jumat (27/12/2019) lalu.(Tribunbatam.id/Rahmatika/Elhadifputra/Endrakaputra)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved