Selasa, 5 Mei 2026

Sosok Ponari si Dukun Cilik dari Jombang Kembali Tenar, Pinang Pujaan Hati

Nama Ponari dukun cilik dari Jombang kembali menjadi perbincangan di lini masa setelah ia meminang pujaan hatinya.

Tayang:
TribunMataram Kolase/ YouTube
Ponari si dukun cilik. Ia dikabarkan akan menikah dalam waktu dekat ini. 

Dan yang agak lucu, saat sudah membina hubungan serius dengan Ponari (yang disapanya dengan Mas Ari), Aminatuz tidak tahu sama sekali, pemuda yang menjadi kekasihnya itu dulu pernah tenar sebagai dukun cilik, yakni saat Ponari usia 10 tahun.

"Saya baru tahu Mas Ari ternyata dukun cilik yang pernah tenar, ya belakangan ini saja. Itu pun setelah diberi tahu teman-teman," tutur Zuroh.

Disinggung kapan akan naik ke pelaminan, Zuroh belum bisa memastikan.

Dia hanya memastikan, Februari nanti pihak orang tuanya akan secara resmi 'membalas' pinangan dari Ponari, dengan berkunjung ke rumah orang tua Ponari.

"Saat itulah akan disepakati dan dipastikan tanggal berapa kami melangsungkan akad nikah," terang gadis lulusan SMK Negeri 1 Mojoagung, Jombang ini.

Mukharomah, ibunda Ponari, mengaku setuju saja anaknya bersama gadis yang dicintainya, Aminatuz Zuroh.

"Bagi kami, sebagai orang tua Ponari, setuju saja yang atas pilihan anak. Apalagi gadis pilihannya perilakunya juga baik," kata Mukharomah, yang ikut menemui, kepada surya.co.id.

Sekadar mengingatkan, nama Ponari, anak kecil yang masih duduk di kelas tiga SDN Balongsari, Kecamatan Megaluh, dikabarkan Ponari menemukan batu 'ajaib'.

Batu itu ditemukan saat ada geledek menyambar, tak jauh dari dirinya berdiri. Itu terjadi awal 2009.

Batu yang ditemukan Ponari itulah yang kemudian dianggap keramat dan mampu menyembuhkan berbagai penyakit.

Caranya, batu dicelupkan ke air oleh tangan Ponari, kemudian air tersebut diusapkan ke bagian badan yang sakit.

Kabar tersebut cepat menyebar, dan ribuan warga setiap hari berdatangan dari penjuru Indonesia, ke rumah Ponari untuk mencari kesembuhan.

Ponari yang saat itu masih usia 10 tahun, digendong kerabatnya, Waris, agar bisa mencelupkan batu ke ratusan gelas yang dibawa pasiennya.

Seiring berjalannya waktu, jumlah pasien Ponari berangsur menyusut. Meskipun sampai sekarang masih ada saja yang datang ke rumah Ponari untuk mencari kesembuhan dengan batu yang dianggap bertuah tersebut.

Di luar itu, dari kiprah Ponari sebagai dukun cilik tersebut, bisa mengangkat taraf ekonomi keluarganya.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved