2 Unit Rumah Roboh, Diduga Akibat Ledakan Dari Gas Elpiji, 1 Rumah Baru Dihuni Seminggu Lalu
Sebelumnya diberitakan diduga akibat ledakan dari tabung gas elpiji, dua unit bangunan roboh di Kampung Ciseupan, Kelurahan Cibeber, Cimahi Selatan, S
TRIBUNBATAM.id - Ledakan Dahsayat merobohkan dua unit rumah.
Ledakan tersebut diduga berasal dari tabung gas Elpiji.
Diduga akibat ledakan dari tabung gas elpiji, dua unit bangunan roboh di Kampung Ciseupan, Kelurahan Cibeber, Cimahi Selatan, Senin (20/1/2020).
• Pakai Sabu Untuk Tambah Stamina di Ranjang, 2 Pria dan Wanita Muda Ditangkap di Kamar Kos
• Viral di Medsos, Jenazah Pelaut Muda Dibuang ke Laut, Keluarga Berharap Jenazah Bisa Ditemukan
• Tes Jaringan Pipa Air, PDAM Tirta Karimun Klaim Bisa Layani 3 Ribu Pelanggan 50 Liter per Detik
Kapolres Cimahi AKBP M Yoris MY Marzuki saat ditemui di lokasi kejadian mengatakan bahwa peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 16.30 WIB

Satu rumah yang hancur secara keseluruhan, dan satu bangunan lagi hanya setengah bagian.
Kapolres Cimahi juga mengatakan bahwa korban mengalami luka bakar dan luka akibat tertimpa reruntuha bangunan.
Untuk kondisi pasti, Polisi akan menunggu hasil dari tim medis.
Menurut masyarakat kepada Polisi, bahwa saat kejadian tercium aroma seperti bau gas, namun Yoris belum bisa memastikan sebelum mendapat keterangan dari korban dan hasil olah TKP.
Korban saat ini sedang dirawat di Rumah Sakit Dustira, Kota Cimahi. Di sekitar bangunan rumah, sudah dipasangi garis Polisi.
Lurah Cibeber, Surnama mengatakan bahwa luka yang dialami Rani lebih ringan dibandingkan yang dialami puterinya.
Saat kejadian, Rani masih bisa berjalan sendiri keluar dari reruntuhan, sementara Niken harus dibantu untuk keluar dari reruntuhan.
Sementara untuk korban yang rumahnya terdampak, saat ini diungsikan di Masjid yang ada di dekat lokasi. Ada tiga orang yang ada di bangunan terdampak.
Baru Dihuni Satu Minggu
Rumah roboh yang diduga akibat ledakan dari tabung gas elpiji di Cimahi, itu dihuni oleh Siti Jubaedah, Frida Lusiayani dan dua anggota keluarga lainnya.
Sebelumnya diberitakan diduga akibat ledakan dari tabung gas elpiji, dua unit bangunan roboh di Kampung Ciseupan, Kelurahan Cibeber, Cimahi Selatan, Senin (20/1/2020).
"Saya , Ibu, kakak dan tukang berada di ruang tamu, kebetulan hari ini sedang dilakukan pengeboran untuk air."
"Saya dengar suara ledakan dan ada serpihan serta debu, saya lihat juga ke arah dapur, roboh semua. Saya juga mencium seperti aroma bau gas," kata Frida.
Anak dari Frida sedang bermain di luar rumah, sehingga anggota keluarganya tidak ada mengalami luka. Namun, Frida mengaku hingga saat ini masih syok.
Bagian rumah yang rusak ialah dapur, kamar mandi dan bagian atap satu kamar.
Ada dua unit kamar tidur di dalam rumah Frida dan keluarganya.
Saat ini, untuk sementara, Frida dan keluarganya diungsikan di Masjid sekitar lokasi.
Barang-barang merekapun dievakuasi ke rumah tetangga. Sementara, yang dibawa ke masjid ialah hanya bantal dan selimut.
Nia Kurniati (40), tetangga korban mendengar suara ledakan yang cukup keras.
Bahkan getaran terasa sampai ke rumahnya. Jarak antara rumahnya dengan rumah terdampak, kurang dari 10 meter.
"Ini foto bu Rani di rumah sakit, diperban semua, karena kulitnya melepuh," kata Nia Kurniati kepada Tribun di lokasi.
Saat menunjukkan foto Rani melalui ponselnya, kondisi Rani ditutupi kain berwarna biru dan terlihat bagian kakinya dibalut perban dan juga bagian wajah serta tangan.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Dua Bagunan Rumah di Cimahi Roboh, Diduga krena Ledakan Tabung Gas Elpiji