Ngaku Bisa Panggil Nabi, Ningsih Tinampi Dipanggil Polisi Untuk Dimintai Keterangan
Mengenai syarat bisa bertemu Rasulullah, Cholil Nafis mengurai poin berat. Sosok yang bisa bertemu dengan nabi adalah sosok yang soleh yang memiliki
Cholil Nafis pun menjabarkan perihal jin yang kerap berteman dengan manusia.
"Orang yang bisa ketemu dengan jin tidak harus orang soleh. Bedanya, orang soleh ketika berteman dengan jin, dia juga bisa berbuat baik dan mengajak pada kebaikan.
Tapi orang yang tidak baik berteman dengan jin itu awalnya dia diberikan informasi yang benar (meramal). Tapi lama-lama dia akan dijorokin, sehingga dia lalai. Itu permainan dengan jin," ungkap Cholil Nafis.
Terkait dengan pengobatan alternatif Ningsih Tinampi, Cholil Nafis tidak mempermasalahkan.
Asalkan, pengobatan tersebut masih bisa dipertanggungjawabkan.
Namun, jika sudah menyangkut soal mantra yang dilarang, serta akting berlebihan, Cholil Nafis menyayangkannya.
Pun dengan apa yang diakui Ningsih Tinampi beberapa waktu lalu yakni soal mengaku bisa memanggil nabi dan malaikat.
"Pengobatan selama itu masih bisa dipertanggungjawabkan ya masih bisa berjalan. Selama tidak menipu orang lain, tidak ada masalah," pungkas Cholil Nafis.
"Pengobatan dengan baca-bacaan yang benar itu boleh saja. Tapi menggunakan mantra. Apalagi sampai overacting nabi dihadirkan, malaikat dipanggil, itu hampir tidak mungkin," sambungnya.
Melanjutkan soal memanggil nabi dan malaikat, Cholil Nafis pun mengurai cerita.
Dijelaskan Cholil Nafis, Rasulullah saja baru dua kali bertemu dengan malaikat.
Menurut Cholil Nafis juga, mata manusia hampir tidak mungkin melihat malaikat secara langsung.
"Apakah kita mampu melihat malaikat ? Tidak mungkin kita melihat malaikat. Nabi itu, pada saat hidupnya menerima wahyu, hanya dua kali bisa melihat malaikat dengan bentuk aslinya.
Para sahabat tidak mampu melihatnya. Karena malaikat itu diciptakan dari Nur, mata kita tidak bisa melihat cahaya yang asal kejadian malaikat," imbuh Cholil Nafis.
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko juga menyebut akan meminta Kapolres Pasuruan menggelar langkah persuasif jika sudah meresahkan, dilansir dari Tribun News.
"Kalau itu suatu hal yang membuat resah, nanti akan dilakukan langkah persuasif, imbauan dari kepolisian," kata Truno di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Sabtu (18/1/2020).
"Nanti tentunya kapolres akan melakukan koordinasi dan komunikasi dengan pemerintah daerah, stakeholder dan tokoh agama.
Ini ranahnya peran stakeholder, jadi nanti peran kapolres untuk membicarakan misalnya seperti apa kata-kata itu, nanti ya buktikan bagaimana faktanya," imbuh Truno. (Lena Astari)
Artikel ini telah tayang di Tribunjambi.com dengan judul Kabar Buruk Bagi Ningsih Tinampi, Ahli Supranatural Ini Dipanggil Polisi, Ngaku Bisa Panggil Nabi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/16012020_ningsih-tinampi.jpg)