Sabtu, 2 Mei 2026

Lama Menghilang, Artis Seksi Ini Ungkap Sebab Dirinya Mati Suri 2 Hari, Punya Keturunan Kerajaan

Sang artis alami mati suri ketika melahirkan putranya, begini kejadiannya sampai akhirnya terbangun

Tayang:
ist
Artis Seksi Tahun 90-an Ini Bongkar Sebab Dirinya Mati Suri Selama 2 Hari, Punya Keturunan Kerajaan 

Beberapa kali juga terdengar kabar kalau Paramitha akan segera menikah dengan Hans.

Paramitha Rusady
Instagram/Paramitha Rusady
Paramitha Rusady

Itu artinya, ini akan jadi pernikahan ketiga kali untuk janda cantik ini.

Namun, hinggga saat ini belum ada konfirmasi dari keduanya.

Tak hanya itu dirinya juga disebut-sebut pernah mati suri.

Dilansir dari Nova, plasenta sang bayi yang menempel pada dinding rahim membuat perempuan yang karib disapa Mitha ini harus berjuang sekuat tenaga pada proses persalinannya.

Hal inilah yang membuat Paramitha Rusady harus menjalani operasi hingga akhirnya pendarahan hebat dan alami mati suri.

"Saya pernah melahirkan dalam keadaan mati suri. Waktu itu pilihannya hidup atau mati," tutur Paramitha Rusady.

Paramitha Rusady di ruang tengah
Instagram.com/@paramitha118
Paramitha Rusady di ruang tengah

Selama dua hari, Paramitha Rusady diketahui tak sadarkan diri.

"Saya tahu belakangan. Lama ya, itu dua hari. Dulu sempat geger waktu melahirkan. Traumatik itu ada," ujarnya.

Pengalaman mati suri yang dialami Paramitha Rusady ini diakibatkan oleh plasenta sang bayi yang menempel pada dinding rahim saat proses persalinan.

Peristiwa plasenta menempel pada dinding rahim ini disebut juga dengan plasenta akreta.

Plasenta akreta adalah kondisi kehamilan serius yang terjadi ketika plasenta tumbuh terlalu dalam ke dinding rahim.

Adanya plasenta akreta, sebagian atau semua plasenta tetap melekat, hal ini dapat menyebabkan kehilangan darah yang parah setelah melahirkan dan kemungkinan bisa terjadi kerusakan pada rahim atau organ lainnya.

Kondisi ini sangat berisiko menyebabkan pendarahan hebat pasca melahirkan.

Penyebab plasenta akreta ini belum diketahui lebih tepatnya, namun beberapa diantaranya diakibatkan oleh melahirkan di usia lebih dari 35 tahun, plasenta previa (plasenta sebagian atau seluruhnya menutupi serviks), dan operasi sesar sebelumnya.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved