KARIMUN TERKINI

Sempat Coba Bunuh Diri dan Digagalkan Polisi, Kondisi Warga Karimun Ini Mulai Membaik

Kondisi wanita yang mencoba bunuh diri di Kecamatan Buru, Kabupaten Karimun, berangsur membaik.

Sempat Coba Bunuh Diri dan Digagalkan Polisi, Kondisi Warga Karimun Ini Mulai Membaik
tribunbatam.id/Dokumentasi Mapolsek Buru
Anggota Polsek Buru dibantu warga menyelamatkan seorang wanita di Pulau Buru Karimun yang berusaha mengakhir hidupnya dengan menceburkan diri ke laut. 

TRIBUNBATAM.id, KARIMUN - Kondisi wanita yang mencoba bunuh diri di Kecamatan Buru, Kabupaten Karimun, berangsur membaik.

Meskipun belum kembali beraktifitas seperti biasa, namun wanita berinisial Wn itu sudah beristirahat di rumahnya.

Hal tersebut disampaikan oleh Azmi (62), suami Wn yang dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis (23/1/2020).

"Sekarang di rumah sudah mendingan. Tapi belum beraktifitas lagi," kata Azmi.

Diberitakan sebelumnya, Wn diduga melakukan upaya bunuh diri dengan cara menenggelamkan diri ke laut Kampung Kolam, Kecamatan Buru, Sabtu (18/1/2020) lalu.

Beruntung warga melihat aksinya. Warga kemudian mengabarkan apa yang terjadi ke Bhabinkamtibmas Kelurahan Buru dan Kelurahan Lubuk Puding Brigadir Buzari.

Buzari menceburkan diri ke laut dan membawa Wn ke pantai. Ketika diselamatkan Wn sempat pingsan.

Anggota Polsek Buru Karimun Gagalkan Upaya Percobaan Bunuh Diri Seorang Wanita

Diduga depresi akibat tekanan hidup yang dialaminya, seorang wanita di Kecamatan Buru, Kabupaten Karimun mencoba mengakhiri hidupnya.

Ia menenggelamkan diri ke laut Kampung Kolam, Pulau Buru, Sabtu (18/1/2020) lalu sekira pukul 9 pagi.

Warga yang melihat aksi itu, segera melapor ke Bhabinkamtibmas Kelurahan Buru dan Lubuk Puding.

Laporan itu diterima personel Polsek Buru Brigadir Buzari.
Buzaripun bergegas mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). 

Setiba di TKP, Buzari melihat wanita yang diketahui berinisial Wn itu berada di laut dalam kondisi timbul tenggelam.

Tak banyak bicara, Buzari segera mengejar dan menceburkan dirinya ke dalam laut untuk menyelamatkan wanita itu.

"Warga memberitahukan ada seorang ibu-ibu tenggelam di laut Kampung Kolam. Kami langsung berlari ke TKP begitu dapat info itu," kata Brigadir Buzari.

Setelah berhasil meraih tubuh Wn, Buzari membawanya dengan cara digendong ke pinggir pantai.

Wn tidak sadarkan diri meski telah berusaha dibangunkan.

"Saya coba tepuk-tepuk wajahnya masih tak sadarkan diri," ujar Buzari.

Diduga tindakan nekat warga RT 003, RW 002, Teluk Dalam, Kelurahan Lubuk Puding, Kecamatan Buru, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) itu karena depresi akibat tekanan hidup.

Sementara itu dari informasi, belum lama ini sejumlah warga mendatangi rumah Wn. 

Dari penuturan warga, anak Wn diduga mengambil ponsel seorang warga. 
Dari keterangan warga itu pula, anak Wn diduga sudah beberapa kali melakukan tindak pidana pencurian.
Di antaranya beras dan mie instan di atas kapal pompong milik warga.
Informasi lain, kehidupan Wn dan keluarganya juga memprihatinkan. 
Wanita ini memiliki sembilan anak, tujuh orang anaknya masih duduk di bangku sekolah. 


Wn diketahui tinggal di sebuah gubuk. Tempat tinggalnya tersebut juga bukan berada di tanah miliknya, namun di sebuah lahan milik warga.

Untuk membiayai kehidupan keluarganya, Wn menjadi buruh pengupas kulit udang. Akan tetapi hasil yang diperolehnya sangatlah kecil.

Sementara suaminya yang dulu bekerja di Malaysia sudah tiga bulan tidak berangkat. Saat ini sang suami hanya bertanam ubi yang panennya harus menunggu tiga bulan sekali.
"Kehidupan ibu ini sangat memperihatinkan. Saya bukan menghina, tapi rumahnya seperti kandang kambing. Anaknya juga banyak. Kalau dulu suaminya kerja di Malaysia bisa mengirimkan uang," ucap Buzari, Rabu (22/1/2020).
Menurut Buzari, Wn dan keluarganya semestinya mendapat perhatian dari instansi terkait. 

(tribunbatam.id/elhadifputra)
Penulis: Elhadif Putra
Editor: Dewi Haryati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved