Jumat, 17 April 2026

Tol Laut Sandar Perdana di Jemaja, Bupati Anambas Harap Persoalan Sembako Bisa Teratasi

Sandar perdana di Pulau Jemaja, Bupati Anambas Abdul Haris berharap Tol Laut bisa menjawab persoalan sembako yang selama ini dikeluhkan masyarakat.

TribunBatam.id/Istimewa
Peresmian Tol Laut sandar di Pelabuhan Letung, Pulau Jemaja, Anambas, Provinsi Kepri, Minggu (26/1/2020). 

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS - Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas, Abdul Haris datang ke Pelabuhan Letung, Pulau Jemaja, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepri.
Bersama sejumlah pejabat lain dan tokoh masyarakat di Jemaja, Haris hadir untuk meresmikan datangnya kapal Tol Laut yang sandar ke Pulau Jemaja.
Sandar perdana kapal Logistik Nusantara 4 itu ditandai dengan prosesi tepung tawar dan doa selamat. Haris menyampaikan rasa syukurnya karena kini kapal tol laut sudah masuk dan bersandar dengan baik di Pelabuhan Letung.
"Saya berharap para pedagang dapat memanfaatkan tol laut dengan baik. Sehingga permasalahan yang selama ini dialami bisa diselesaikan dengan telah beroperasinya tol laut ini," kata Haris, Minggu (26/1/2020).
Haris menginginkan, ketersediaan yang kerap terlambat masuk ke Anambas karena faktor cuaca dapat terakomodir dengan baik menggunakan Kapal Tol Laut. 
Diharapkan kapal tol laut bisa terus melayani kebutuhan masyarakat Kecamatan Jemaja. Selain untuk mengangkut bahan sembako dari Jakarta, masyarakat Pulau Jemaja juga bisa menjual bahan sembako asli daerah ke Jakarta.
"Maka dari itu hasil pertanian lebih ditingkatkan lagi dengan memanfaatkan kapal tol laut yang sudah ada ini, apalagi daerah kita banyak kelapa yang bisa dijual ke Jakarta," ucapnya.
Sementara itu para buruh yang ada agar tetap berhati-hati, dan lebih semangat lagi dalam mengangkut barang saat bongkat muat. Dikarenakan kapal tol laut yang bersandar nantinya tidak akan lama, jadi perlu kelihatan para buruh untuk cepat dan sigap dalam menurunkan barang. 
"Untuk ongkos per kontainer dari Jakarta ke Letung diperkirakan sebesar Rp 3.150.000, dan sebaliknya untuk ongkos dari pelabuhan Letung ke Jakarta Rp 1.500.000. Itu belum termasuk ongkos buruhnya," sebut Kepala Disperindagkop Kepulauan Anambas, Usman.
Minta Kaum Millenial Ambil Peluang 

Hadirnya Tol Laut sebelumnya menjadi perhatian Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas, Abdul Haris. Ia ingin millenial ambil bagian dalam pertumbuhan pengusaha lokal di Anambas. 

Hadir dalam dialog yang digagas Badan Pengusaha Pemuda Pancasila dan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Anambas di BPMS Kamis (19/12/2019) malam kemarin, Abdul Haris menyinggung tentang Tol Laut yang bisa menjangkau Pulau Jemaja selain Pulau Siantan. 

Dari komunikasi yang dilakukan, jumlah kontainer mengalami peningkatan menjadi 30 kontainer, dimana 10 unit untuk di Pulau Jemaja

Harga komoditi seperti ayam menurutnya cenderung turun dari Rp 45 ribu menjadi Rp 30 ribu.

Komoditi dari Anambas dapat dikirim melalui tol laut agar sampai ke Jakarta. 

Setelah Tol Laut, Jokowi Berencana Gagas Tol Langit, Apa Itu Tol Langit? Simak Penjelasannya Disini

"Sebenarnya kaum muda hari ini  tidak boleh berpikir pesimis menatap masa depan. Harus punya inovasi, karena persaingan semakin luar biasa. Bagaimana kita maju tanpa menyakiti orang lain. Orang bisa sukses pasti dia punya sesuatu hal di dalam dirinya. Bertambahnya kontainer ini sebenarnya bisa menjadi peluang," ucap Abdul Haris.

Pengusaha lokal diminta dapat menciptakan peluang usaha dan menciptakan ide kreatifnya. Tujuannya agar memicu pertumbuhan ekonomi yang baik kedepannya, khususnya di Kabupaten Kepulauan Anambas.

"Kami berikan apresiasi yang sangat tinggi dengan acara HIPMI yang dibuat oleh Pemuda Pancasil dan HIPMI Anambas ini. Peluang itu bisa berarti membuat atau menangkap. Artinya peluang itu sudah tersedia tinggal bagaimana kita melihat dan mau mengembangkannya," ujarnya. 

Dorong Potensi Pariwisata 

Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI)  Provinsi Kepri, Huzeir Zul meminta pengusaha muda agar menggarap potensi pariwisata di Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepri. 

Ia berharap HIPMI Kabupaten Kepulauan Anambas memulai dan menciptakan pengusaha-pengusaha baru sehingga menciptakan pengusaha eksis yang ada agar berimbang.

Huzeir Zul datang ke Anambas sebagai pembicara dalam sembang pengusaha bertema Peluang Berusaha Pengusaha Lokal di Balai Pertemuan Masyarakat Siantan (BPMS) Kamis (19/12/2019). 

Acara ini digagas Badan Pengusaha Pemuda Pancasila dan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Kepulauan Anambas. 

Ketua HIPMI Provinsi Kepri, Huzeir Zul mendukung acara tersebut. 

Kapal Tol Laut Sudah Beroperasi Lagi, Harga Kebutuhan Pokok Belum Stabil di Anambas

"Di sini banyak pengusaha-pengusaha besar. Apalagi di batam juga banyak pengusaha dari Anambas," ujarnya. 

Huzeir Zul pun takjub saat berkunjung ke Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepri. 

Datang pertama kali ke Anambas, ia tidak menyangka untuk sampai ke Anambas memerlukan perjalanan darat, laut dan udara. 

"Saya pikir untuk menuju Anambas ini sangat mudah, ternyata perjalanannya luar biasa sekali. Saya harus naik kapal lagi dari turun pesawat untuk sampai di Tarempa. Tapi saya takjub perjalanan 2 jam dari Letung ke Tarempa terbayarkan dengan kelap kelip pemandangan pulau Tarempa ini," ujar Zul.(tribunbatam.id/Rahmatika)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved