Selasa, 14 April 2026

Penjualan Masker di Batuaji Batam Meningkat Pasca Viral Virus Corona, Perhatikan Hal Ini

Penjualan masker di Batam melonjak pasca wabah virus Corona dari China.

|
Editor: Dewi Haryati
TRIBUNBATAM/IAN PERTANIAN
Warga membeli masker di sebuah minimarket di Batuaji, Batam, Senin (27/1/2020) 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Mewabahnya virus corona dari China, membuat masyarakat di Batam, Kepri juga ikut waspada.

Pasalnya, Batam, Kepri merupakan salah satu perlintasan daerah yang kerap dimasuki warga negara asing dari sejumah negara.

Mereka membekali diri setidaknya dengan penggunaan masker.

Imbasnya, penjualan masker di Batam, khususnya di Batuaji melonjak pasca wabah virus Corona ini.

Penjualan masker di apotik dan juga minimarket di Fanindo, Kelurahan Tanjunguncang, Kecamatan Batuaji, meningkat.

Peningkatan penjualan masker diakui oleh karyawan Indomaret di Fanindo, dimana tiga hari belakangan penjualan masker lumayan larus dibanding hari biasa.

"Lumayan juga sih, memang selama ini, pembelian masker selalu ada. Tapi tiga hari belakangan lebih banyak dari biasanya," kata Sinta, Karyawan Indomaret di Fanindo, Senin (27/1/2020).

Sinta mengatakan pembelian masker terjadi peningkatan tiga hari belakangan.

"Kalau mengenai virus itu, saya sudah tahu dari media sosial. Mungkin itu juga yang buat warga banyak beli masker," kata Sinta.

Sementara penjualan masker di Apotik Dunia Farma pasar Fanindo, tidak ada perbedaan. Masih sama seperti biasanya.

"Ya biasanya setiap hari ada yang beli masker. Kalau dibilang meningkat tidak juga, masih samalah," kata Winda, penjaga Apotik Dunia Farma Fanindo.

Dia mengatakan kemungkinan, ke depan baru mulai ramai pembeli.

"Ini kan masih baru, terus di Batam, belum ada informasi ada pasien yang terjangkit virus Corona. Kalau sudah ada pasti permintaan masker akan semakin meningkat,"kata Winda.

Winda, juga mengatakan yang beli masker ke apotik selama ini lebih banyak para bidan praktek dan juga klinik lainnya.

"Ya yang ada hubungannya dengan kesehatanlah. Kalau warga sendiri nampaknya belum ada. Walaupun ada paling satu dua orang," kata Winda.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved