Dijanjikan Gaji Rp 4 Juta Sebulan, Gadis 15 Tahun Disuruh Bekerja Dengan Pakaian Seksi

Menurut pengakuan korban kepada polisi, ia mendapatkan tawaran bekerja tersebut di Group Whats App, disana ia dijanjikan gaji Rp 4 juta sebulan.

Dijanjikan Gaji Rp 4 Juta Sebulan, Gadis 15 Tahun Disuruh Bekerja Dengan Pakaian Seksi
TRIBUNNEWS.COM
Ilustrasi- Dijanjikan Gaji Rp 4 Juta Sebulan, Gadis 15 Tahun Disuruh Bekerja Dengan Pakaian Seksi 

BALI, TRIBUNBATAM.id - Gadis Remaja yang masih berumur 15 tahun tergiur bekerja dengan gaji besar di Kota Bali.

Namun saat sampai disana, ia diminta bekerja dengan menggunakan baju seksi yang super ketat.

Selain itu korban juga didandani dengan menggunakan make up yang menor.

Menurut pengakuan korban kepada polisi, ia mendapatkan tawaran bekerja tersebut di Group Whats App, disana ia dijanjikan gaji Rp 4 juta sebulan.

Gunakan Jalur dan Perlengkapan Khusus, Ini Penanganan RS Raja Ahmad Tabib Tangani Suspect Corona

Apotek dan Toko Obat di Karimun Raup Untung dari Kabar Virus Corona, Pembelian Masker Meningkat

Pengakuan Pelaku Pembunuhan, Sebut Tidur Nyenyak Selama 3 Hari Usai Bakar dan Bunuh Korban Wanitanya

Dit Reskrimum Polda Bali mengungkap kasus tindak pidana perdagangan orang atau ekploitasi anak.

Pengungkapan ini berawal dari laporan keluarga yang mengatakan ada salah satu keluarganya diiming-imingi pekerjaan di Bali.

Diketahui korban bernama EN (15) asal Cianjur, Jawa Barat yang bekerja di Cafe Mahoni yang beralamat di Banjar Dinas Bugbugan, Desa Senganan, Penebel, Tabanan, Bali.

"Pengaduan ini berawal dari kakak ipar korban ke Polda Bali. Kemudian Polda Bali menindak lanjuti kasus tersebut dan turun ke lokasi atau TKP. Setelah di TKP ternyata ditemukan ada anak dibawah umur," ujarnya, Selasa (28/1/2020) di ruang Rapat Dit Reskrimum Polda Bali.

Sebelum pengungkapan ini, di tanggal 28 Desember 2019 korban direkrut oleh tersangka berinisial PR (28) perempuan asal Sukabumi yang membagikan info lowongan kerja Sukabumi Facebook.

Korban yang melihat postingan tersebut langsung mengirim pesan atau messenger di Facebook untuk menanyakan persyaratan dan cara kerjanya.

Halaman
1234
Editor: Eko Setiawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved