Menilik Mitos tentang Pernikahan Anak Sulung dengan Anak Bungsu, Benarkah Bakal Langgeng?
Mitos atau fakta? Menurut Primbon Jawa, pernikahan anak pertama dengan anak terakhir ini sering kali dianggap pasangan yang ideal loh.
TRIBUNBATAM.id - Mitos atau mite adalah bagian dari suatu folklor yakni suatu kebiasaan yang menjadi tradisi dalam suatu budaya.
Mengutip dari wikipedia.org, mitos biasanya merupakan kisah berlatar masa lampau, mengandung penafsiran tentang alam semesta, serta dianggap benar-benar terjadi oleh yang empunya cerita atau penganutnya.
Dalam pengertian yang lebih luas, mitos dapat mengacu kepada cerita tradisional.
Seperti yang kita ketahui, bahwa ada berbagai macam mitos yang menyebar luas Indonesia ini.
Mitos ini mengatur berbagai hal, mulai dari hal sepele hingga hal yang serius seperti masalah pernikahan.
Seperti halnya mitos mengenai pernikahan anak pertama dengan anak terakhir atau anak bungsu.
Menurut Primbon Jawa, pernikahan anak pertama dengan anak terakhir ini sering kali dianggap pasangan yang ideal.
Karena pernikahan dari keduanya ini dapat memuncuklkan sifat dan kepribadian yang saling melengkapi satusama lain.
Tak sedikit para orang tua yang mempercayai mitos ini, bukan?.
• Jangan Anggap Remeh! Yuk Kenali Arti Simbol-simbol Pada Kemasan Makeup dan Skincare yang Kamu Punya
Lalu apa saja sih sebenarnya mitos anak pertama menikah dengan anak terakhir ini?
Melansir dari berbagai sumber, berikut ini beberapa mitos pernikahan anak pertama dengan anak terakhir menurut pemaparan Primbon Jawa.
1. Pasangan ideal
Menurut mitos, pasangan anak pertama dengan anak terakhir adalah pasangan ideal.
Mengapa demikian?
Ini dikarenakan si bungsu yang terkenal memiliki sifat manja akan merasa nyaman dengan si sulung yang mandiri dan senang mengayomi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/23-1-2020-pernikahan-singkat.jpg)