Tiga Petinggi Sunda Empire Tersangka, Gubernur Jabar: Sudah Sesuai Prosedur
Gubernur Jabar Ridwan Kamil atau yang akrab disapa Kang Emil menyebut, penetapan tersangka petinggi Sunda Empire oleh penyidik sudah sesuai prosedur.
JABAR, TRIBUNBATAM.id - Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil atau yang akrab disapa Kang Emil menyebut, penetapan tersangka terhadap petinggi Sunda Empire oleh penyidik Polda Jabar sudah sesuai prosedur.
Ia menegaskan, keberadaan kelompok atau organisasi sah-sah saja asal tidak menghasut masyarakat dengan pembohongan publik.
Kang Emil menilai tindakan dari organisasi Sunda Empire itu meresahkan.
Tiga orang petinggi Sunda Empire telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Barat.
Tiga tersangka itu yakni Nasri Banks, Rd Ratnaningrum, dan Ki Ageng Rangga Sasana.
"Tidak ada halangan di Republik ini untuk berserikat dan berkelompok, asal tidak mengajak masyarakat dengan organisasi yang narasinya dengan kebohongan publik. Apalagi melakukan penipuan, misalkan menarik uang atau melakukan hal-hal yang sifatnya kriminalitas," tegas Ridwan Kamil yang dikutip dari tayangan YouTube Kompas TV, Selasa (28/1/2020).
Orang nomor satu di Jawa Barat itu meyakini pihak kepolisian sudah mempunyai rumusan pasal-pasal yang dilanggar oleh para petinggi Sunda Empire tersebut.
"Saya mengingatkan masyarakat, jangan terjebak organisasi-organisasi yang banyak menjual ilusi khayalan tidak jelas," tegasnya seperti dikutip dari Tribunnews.com.
Rangga Sasana Jadi Tersangka
Terkait penetapan tersangka ini, Ki Ageng Rangga Sasana alias Edi memenuhi panggilan dari Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Barat.
Rangga Sasana dijemput penyidik Subdit Keamanan Negara Ditreskrimsus Polda Jabar, setelah ditetapkan jadi tersangka kasus penyebaran berita bohong sehingga membuat keonaran di masyarakat.
Ia tiba di Mapolda Jabar sekira pukul 19.15 WIB. Saat turun dari mobil, Rangga Sasana masih mengenakan pakaian kebesarannya, warna biru, dengan tanda pangkat tiga bintang dan baret biru.
Dalam pernyataannya ia mengatakan mewakili kekaisaran Sunda Empire. "Simpang siurnya sejarah kami bisa maklumi, tata letak terkait dengan proses adanya Sunda Empire perlu diketahui bahwa dunia ini milik Sunda Line," kata Rangga Sasana yang dikutip dari tayangan YouTube Kompas TV, Selasa (28/1/2020).
Rangga juga mengatakan, dunia terbagi menjadi enam wilayah dari dinasti ke dinasti.
Ia menambahkan dalam pernyataannya, dinasti yang mewarisi 100 persen adalah Cerita Duka Prabu Siliwangi, yaitu dinasti Pajajaran Silliwangi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/16112019_ridwan-kamil.jpg)