TEMBOK PEMBATAS POLLUX HABIBIE ROBOH
Warga Sebut Umur Tembok Pembatas Pollux Habibie Batam Baru 2 Tahun; Tapi Sudah Roboh
Menurut keterangan warga sekitar lokasi, umur tembok ini sendiri baru berusia sekitar dua tahun. Tapi sudah roboh
Pantauan Tribun Batam, di Blok C sendiri berjejer enam unit rumah. Tampak bebatuan berukuran besar masih menghalangi jalan sekitar rumah-rumah itu.
Hingga berita ditulis, pihak kepolisian setempat telah tiba di lokasi.
Terlihat pula dua unit lori besar beserta belasan orang.
Warga Sempat Ketakutan
Menurut pengakuan seorang warga, robohnya tembok pembatas Pollux Habibie Batam sempat mengakibatkan banjir hingga genangan air masuk ke rumah warga di Perumahan Citra Batam.
"Itu banjirnya berjarak 100 meter dari tembok itu," ungkap warga bernama Mulyadi, Rabu (29/1/2020) kepada Tribun Batam.
Tak hanya itu, menurutnya kejadian ini juga membuat warga di Blok C maupun Blok D perumahan ketakutan.
Pasalnya, jarak antara tembok dan rumah warga sangat dekat.
"Pemisahnya hanya jalan," sambungnya.
Menurut RT 02 RW 01, Yogi Subroto Hadi Hartono, pihak konsultan konstruksi dari Pollux Habibie Batam sendiri pernah membicarakan perihal pembangunan tembok pembatas ini.
Namun sayang, menurutnya konsultan Pollux tak terlalu komunikatif hingga beberapa keluh kesah warga tak tersampaikan dengan baik.
"Agak susah ditemui memang. Namun, saat pembangunan tembok itu warga dilibatkan," ungkapnya.
Hingga berita ditulis, tampak reruntuhan tembok ini membuat jalan sekitar perumahan dipenuhi lumpur dan bebatuan.
Tampak pula beberapa warga mengeluh akibat dirugikan secara materiil.
Sebelumnya diberitakan, mega proyek Pollux Habibie di Batam tengah jadi sorotan.
Pasalnya, tembok pembatas proyek dengan rumah warga di Perumahan Citra Batam roboh, Rabu (29/1/2020).
Peristiwa ini pun membuat warga sekitar marah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/tembok-pembatas-proyek-mega-proyek-pollux-habibie-roboh.jpg)