HASIL AUTOPSI LINA

Dokter Forensik Jelaskan Mengapa Tubuh Lina Jubaedah Alami Lebam, Beda dengan Memar

Dokter Forensik Jelaskan Mengapa Tubuh Lina Jubaedah Alami Lebam, beda dengan memar

Tribun Jabar/Nazmi Abdurrahman
Konferensi pers hasil autopsi kematian Lina Jubaedah. 

BANDUNG,TRIBUNBATAM.id - Penyidik Satreskrim Polrestabes Bandung memastikan tidak ada perbuatan pidana di balik kematian Lina Jubaedah, mantan istri komedian Sule.

Kematian Lina disebabkan karena penyakit darah tinggi kronis.

Autopsi itu sebagai tindak lanjut dari pelaporan Rizky Febian, anak Sule dan Lina, pada 6 Januari.

Dalam laporannya, Rizky Febian menyebut ada kejanggalan pada tubuh Lina, ditemukan seperti lebam. Lantas, bagaimana maksud dari lebam yang dimaksud Rizky dalam laporannya?

Dokter spesialis forensik RS Sartika Asih, dr Fahmi Arif mengatakan, ada pemahamanan yang salah terhadap lebam.

"Lebam diartikan secara salah. Mungkin dipikir lebam akibat kekerasan sehingga kita mengartikan lebam itu memar," ujar Fahmi di Mapolrestabes Bandung, Jumat (31/1/2020).

Kata kunci lebam dalam kasus ini jadi pemantik adanya dugaan tindak pidana pembunuhan pada kematian Lina.

Rizky Febian saat berada di pemakaman ibunya Lina Jubaedah, di TPU Nagrog, Ujungberung, Kota Bandung, Kamis (9/1/2020).
Rizky Febian saat berada di pemakaman ibunya Lina Jubaedah, di TPU Nagrog, Ujungberung, Kota Bandung, Kamis (9/1/2020). (Tribunjabar.id/Ery Chandra)

 

Suami Lina, Tedy Pardiyana, jadi bulan-bulanan karena sosok yang disalahkan dalam kematian Lina.

"Padahal sangat beda. Lebam itu normal pada orang mati. Timbul 20-30 menit pascakematian. Kenapa lebam, karena ada daerah yang dialiri pembuluh darah kaviler namun berhenti darahnya karena sudah mati," ujarnya.

"Kondisi itu memberi pewarnaan pada kulit, normalnya red purple atau merah keunguan dan akan jadi gelap kalau ada mekanisme hipoksia. Artinya, sebelum mati, kadar oksigen sedikit dan karbondioksida meningkat," ucapnya.

Halaman
123
Editor: Agus Tri Harsanto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved