Tak Ada Lagi Istilah 'Full Tank', Ini Aturan Baru Pengisian BBM yang Akan Diterapkan Pertamina
PT Pertamina (Persero) tengah berupaya menerapkan sistem baru dalam pengisian bahan bakar minyak (BBM) yakni menggunakan metode digitalisasi
TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - PT Pertamina (Persero) tengah berupaya menerapkan sistem baru dalam pengisian bahan bakar minyak (BBM) yakni menggunakan metode digitalisasi.
Adapun metode digitalisasi ini ditujukan guna memudahkan konsumen dalam bertransaksi.
Sebab, sistem ini menggunakan transaksi nontunai ketika melakukan pengisian BBM di SPBU.
• Pernyataan Bruno Fernandes Setelah Resmi Jadi Pemain Manchester United: Ini Luar Biasa
• Update Transfer Liga Inggris, Arsenal & MU Datangkan 1 Pemain, Chelsea & Man City Masih Kosong
• Transfer Liga Inggris, Bruno Fernandes Datang, MU Pinjamkan Marcos Rojo ke Estudiantes di Argentina
Dalam penerapan digitalisasi tersebut, nantinya konsumen harus menentukan berapa banyak BBM yang diperlukan, namun dengan sistem pembayaran terlebih dahulu.
"Jadi yang namanya beli BBM harus pasti jumlahnya. Konsumen mau beli berapa rupiah atau berapa liter," katanya saat dihubungi Kompas.com, Jumat (31/1/2020).
Fajriyah menjelaskan SPBU di Km. 57 Cikampek saat ini sudah menerapkan SPBU Self Service, karena sudah menerapkan metode digitalisasi.
Self Service ini berarti konsumen yang melakukan sendiri pengisian BBM yang sebelumnya telah dipesan terlebih dahulu.
Adapun pemesanan ini bisa dengan menentukan berapa rupiah yang dibayarkan atau berapa liter BBM yang akan diisi.
Kemudian, konsumen akan melakukan pembayaran nontunai.
Kendati demikian, konsumen tidak bisa melakukan pengisian BBM dengan pesanan full tank.
• Jadwal Liga Italia Juventus vs Fiorentina, AC Milan vs Verona, Udinese vs Inter Milan Live RCTI
• Jadwal La Liga Spanyol Real Madrid vs Atletico Madrid Live beIN Sport 1 Sabtu (1/2) Jam 22.00 WIB
• Jadwal Liga Inggris Akhir Pekan Ini, Chelsea vs Leicester, Liverpool vs Southampton Live TVRI
Tidak ada minimum transaksi
Fajriyah menambahkan, dalam pembelian BBM nontunai ini tidak diatur mengenai minimum transaksi.
"Tidak ada minimum transaksi, beli 1 liter pun boleh. Dengan by value (harga) dan by quatity (kapasitas liter) lebih jelas transaksinya," jelas dia.
Meski baru diimplementasikan di Karawang, PT Pertamina akan meluaskan penerapan sistem baru ke berbagai wilayah di Indonesia.
Sebelumnya, PT Pertamina juga telah menggencarkan mengenai sistem pembayaran nontunai melalui aplikasi MyPertamina di mana pembayarannya terintegrasi dengan LinkAja.