Senin, 1 Juni 2026

VIRUS CORONA

Dampak Virus Corona, Bupati Bintan Apri Sujadi Khawatir Berpengaruh ke Pendapatan Daerah

Bupati Bintan, Apri Sujadi mengatakan, wabah virus corona yang menjadi kekhawatiran dunia Internasional itu berpengaruh pada pendapatan daerah.

Tayang:
TribunBatam.id/AlfandiSimamora
Bupati Bintan, Apri Sujadi khawatir epidemi Virus Corona berdampak pada pendapatan daerah akibat kunjungan wisatawan ke Bintan. 

BINTAN,TRIBUNBATAM.id - Epidemi Virus Corona berdampak pada kunjungan wisatawan ke Kabupaten Bintan. Bupati Bintan, Apri Sujadi mengatakan, wabah virus yang menjadi kekhawatiran dunia Internasional itu berpengaruh pada pendapatan daerah.

Seperti diketahui, sektor pariwisata menjadi andalan Kabupaten Bintan dalam mendongkrak pendapatan daerah.

"Ada kekhawatiran berdampak pada penurunan tingkat kunjungan wisatawan. Jelas mempengaruhi target pendapatan dari sektor pajak. Tidak saja di Bintan, ada kemungkinan seluruh lokasi pariwisata di Indonesia akan berdampak,” ujarnya, Minggu (2/2/2020).

Menurutnya, berdasarkan data Dinas Kesehatan Bintan hingga saat ini belum ada kabar masuknya virus mematikan asal China itu ke Bintan.

Dirinya juga sudah meminta kepada pada pemilik hotel dan resort yang ada di Bintan agar menyediakan satu kamar isolasi.

"Ini adalah isu dunia, dan sudah ada larangan (travel warning) terkait kedatangan wisman china, makanya kami berharap kasus ini dapat segera tertangani," terangnya.

Kamar isolasi ini menurutnya sebagai tempat sementara pasien sebelum dibawa ke rumah sakit. Hal ini dilakukan agar virus itu tidak sampai menyebar atau setidaknya untuk meminimalkan kemungkinan penyebaran.

"Antisipasi sudah kita lakukan, baik melalui Dinas Kesehatan, Dinas Pariwisata bahkan Dinas Pendapatan Daerah juga kita minta mengantisipasi terkait target-target pendapatan daerah agar tidak mengganggu kinerja pembangunan kedepan," katanya.

Tembus 400 Ribu Orang

Jumlah kunjungan wisatawan ke Kabupaten Bintan mencapai 400 ribu orang.

Hal tersebut diketahui dari hasil penghitungan Badan Pusat Statistik (BPS) mulai dari bulan Januari hingga Juni 2019.

Angka kunjungan wisatawan ini, membuat optimis Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bintan, Wan Rudi.

Ia yakin jumlah kunjungan ini dapat mencapai target yang ditetapkan Kementrian Pariwisata (Kemenpar) Republik Indonesia.

Ia menjelaskan, Kemenpar memberi target jumlah kunjungan wisatawan ke Bintan sebesar 700 ribu orang pada tahun 2019 ini.

"Kami optimis bakal mencapai target yang diberikan Kemenpar RI. Mudah-mudahan hal itu tercapai hingga akhir tahun nanti," ujarnya Minggu (29/9).

Wan Rudi mengklaim jumlah kunjungan wisatawan terbilang tinggi.

Peningkatan itu terjadi karena dukungan tempat wisata yang ada di Bintan.

Baik itu tempat wisata seperti Pantai Trikora dan resort di Bintan.

Meningkatnya jumlah kinjungan itu juga didukung dengan sejumlah kegiatan yang dilakukan sejumlah resort.

"Salah satunya Ironman 70.3 Bintan yang baru di gelar beberapa pekan lalu," sebutnya.

Wan Rudi menyebutkan, ada sejumlah kegiatan yang dibuat sejumlah resort hingga akhir tahun.

Salah satunya Golf tingkat Internasional yang bakal digelar Bintan Lagoon Resort tanggal 2 sampai 3 November 2019. Kemudian Sail To Bintan ke Lagoi Bintan yang akan digelar 7 November 2019.

"Jadi sejumlah kegiatan ini kami harap bisa menambah jumlah kunjungan wisatawan di Bintan,"ungkapnya.

Siap Kirim Tenaga Medis ke Natuna

Pemerintah Kabupaten Bintan siap mengirim tenaga medisnya untuk membantu proses karantina WNI dari Wuhan, Tiongkok di Natuna.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bintan, dr Gama AF Isnaeni menyampaikan, tenaga medis sudah dilakukan oleh Pemerintah Republik Indonesia.

"Sampai saat ini tidak ada tenaga medis dari Bintan yang kami kirim ke Natuna. Namun jika dibutuhkan, dari kami bisa dikirim. Tetapi kan sudah ditangani pusat sama Provinsi. Kami siaga di wilayah masing-masing," ucap Gama, Minggu (2/2/2020).

Gama menyebutkan, dalam mengantisipasi pergerakan wisatawan mancanegara yang datang ke Kabupaten Bintan, Dinkes Kabupaten Bintan sudah koordinasi dengan pihak Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bintan dibeberapa pelabuhan untuk antisipasi agar virus Virus Coronavirus (nCoV) itu tidak sampai ke Kabupaten Bintan.

"Sejauh ini kami selalu berkoordinasi dengan KKP dan belum mendeteksi adanya turis yang terjangkit Virus Corona. Kami juga meminta setiap turis dari Singapura yang hendak ke Bintan diperiksa dengan Thermal Scanner yang sudah di pasang di pelabuhan," ungkapnya.

Gama menyampaikan, sejauh ini Kabupaten Bintan masih aman dari virus corona dan belum ada turis yang masuk ke wilayah Bintan yang terdeteksi terjangkit wabah virus corona.

"Alhamdulilah sampai sejauh ini belum ada, mudah-mudahan tidak terjadi dan aman," ungkapnya.(TribunBatam.id/AlfandiSimamora)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved