Selasa, 19 Mei 2026

Janda Muda Jual Bayi Hasil Hubungan Cinta Terlarang Dengan Kekasih, Dihargai Rp 25 Juta

Tak mampu hidupi anaknya yang baru lahir, niat ibu muda di Palembang, Sumatera Selatan untuk menitipkan sang bayi justru berujung celaka.

Tayang:
Editor: Eko Setiawan
Istimewa
ilustrasi bayi baru dilahirkan 

PALEMBANG, TRIBUNBATAM.id - Beralasan tidak mampu menghidupi bayi hasil hubungan cinta terlarang dengan kekasihnya.

Janda Muda ini nekat hendak menjual buah hatinya dengan harga yang cukup fantastis.

Tak mampu hidupi anaknya yang baru lahir, niat ibu muda di Palembang, Sumatera Selatan untuk menitipkan sang bayi justru berujung celaka.

Jokowi Buat 4 Kebijakan Baru Untuk China, Larang Pendatang China & Bebas Visa WN China Dihentikan

Pasangan Suami Istri Nekat Minum Racun, Suami Tewas Istri Masih Sekarat di Rumah Sakit

Adik Gus Dur, Gus Sholah Meningal Dunia, Sempat Keluhkan Ritme Jantungnya yang Tak Beraturan

Belum lama ini terungkap sindikat penjualan bayi di Palembang, Sumatera Selatan.

Aksi penjualan bayi ini, berhasil diungkap oleh Kepolisian dari Unit Pidum Satreskrim Polrestabes, Palembang.

Melansir dari Kompas.com dan Tribun Sumsel, ibu dari bayi yang masih berusia tiga bulan tersebut dibantu oleh tiga tersangka lainnya.

Ilustrasi
Ilustrasi (THINKSTOCK.COM)

Keempat tersangka berhasil ditangkap di kawasan Slamet Riyady Kelurahan 8 Ilir, Palembang.

Mereka adalah Darmini (40), Marlina (39), Sri Ningsih (44), dan Mariam (62).

Dalam proses penyidikan, Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Anom Setiadji mengungkap adanya harga variasi untuk bayi dengan jenis kelamin laki-laki dan perempuan.

Untuk bayi dengan jenis kelamin laki-laki harga yang dipatok sekitar Rp 15 juta.

Sedangkan untuk bayi perempuan harganya jauh lebih mahal, yakni Rp 25 juta.

Berdasarkan hasil penyelidikan, terungkap bahwa keempat tersangka hendak menjual seorang bayi milik salah satu tersangka, Darmini.

Diketahui pula bahwa bayi itu sejatinya baru dilahirkan oleh Darmini pada 9 Januari 2020 lalu.

Saat ditangkap, Darmini mengaku memiliki alasan mengapa tega menitipkan anaknya pada orang lain hingga akhirnya jadi korban sindikat penjualan bayi.

Kronologi

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved