Kamis, 14 Mei 2026

VIRUS CORONA

Mahasiswa Natuna Ajukan 3 Tuntutan, Tolak Karantina WNI dari Wuhan China

Mahasiswa Natuna turut serta dalam aksi penolakan evakuasi Warga Negara Indonesia (WNI) di Natuna dari China.

Tayang:
Penulis: Endra Kaputra | Editor: Agus Tri Harsanto
TRIBUNBATAM/ENDRA
Ketua Himpunan Mahasiswa Kabupaten Natuna(HMKN) Tanjungpinang Raja Igo Febrinaldy 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Mahasiswa Natuna turut serta dalam aksi penolakan evakuasi Warga Negara Indonesia (WNI) di Natuna dari China.

Ketua Himpunan Mahasiswa Kabupaten Natuna(HMKN) Tanjungpinang Raja Igo Febrinaldy menegaskan, mahasiswa bersama masyarakat tetap pada penolakan.

"Kami bersama masyarakat akan gelar aksi lebih besar lagi besok," tegasnya ,Minggu (02/20/2020) yang turut ikut aksi tersebut.

Ia juga mengatakan, kenapa harus Natuna menjadi lokasi evakuasi tersebut, dimana sudah membuat resah masyarakat.

"Kenapa harus Natuna dijadikan tempat evakuasi," sebutnya.

Mahasiswa ini pun menyampaikan 3 sikap.

1. Menyayangkan keputusan pemerintah kurangnya koordinasi terkait Natuna akan dijadikan tempat karantina, dan Mahasiswa Jogja mendorong legislatif daerah untuk segera melakukan koordinasi kepada pemerintah terkait untuk meredamkan situasi yang ada di Natuna

2. Mendorong segera memfasilitasi insfrastruktur kesehatan yang lengkap terhadap WNI yang di karantina dan memikirkan keamanan masyarakat Natuna.

3. Mahasiswa Natuna berharap karantina di tempatkan jauh dari pemukiman warga, dan harus di fasilitasi keamanan, dan jaminan kesehatan yang berkelanjutan.

Gelar aksi lagi

Masyarakat Natuna tetap menolak wilayahnya menjadi lokasi isolasi WNI dari Wuhan, China.

Mereka sempat menggelar aksi penolakan yang berujung ricuh.

Usai menggelar aksi penolakan, masyarakat Natuna menggelar rapat untuk merencanakan aksi lanjutan pada esok hari, Senin (03/02/2020).

 
"Kami tetap dengan penolakan evakuasi di Natuna. Coba daerah lain, pasti sama dengan kami tidak setuju," ujar Wawan salah satu warga Natuna saat ikut rapat, Minggu (02/02/2020).

Disampaikannya, direncanakan aksi akan dimulai pukul 08.00 Wib pagi.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved