Tak ada Permintaan, Dinkes Batam Tidak Kirimkan Tenaga Medis ke Natuna
Pemerintah Kota Batam tidak mengirimkan tenaga medisnya untuk membantu WNI dari Wuhan di Natuna. Ini dikarenakan tidak ada permintaan ke Batam.
BATAM,TRIBUNBATAM.id - Pemerintah Kota Batam tidak mengirimkan tenaga medisnya untuk membantu WNI dari Wuhan di Natuna.
Kepala Dinas Kesehatan, Didi Kusmarjadi mengatakan, tidak adanya pengiriman petugas medis dikarenakan tidak adanya permintaan bantuan ke Batam.
Evakuasi Warga Negara Indonesia (WNI), dari Wuhan Tiongkok China sudah dilakukan oleh pemerintah Indonesia.
WNI tersebut akan menjalani pemeriksaan selama beberapa hari ke depan di kepulauan Natuna, Provinsi Kepri.
"Untuk petugas medis, tidak ada dari Batam. Kami tidak ada diminta bantuan," kata Didi, Minggu (2/2/2020).
Didi belum memberikan tanggapannya ketika ditanya tentang kesiapan Dinas Kesehatan Kota Batam terkait hal ini.
Berbeda dengan Dinas Kesehatan Kota Batam, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas II Tanjungpinang mengirim 8 petugas ke Natuna.
Delapan orang petugas terdiri dari 1 dokter, 2 perawat, dan 5 petugas yang melakukan pengecekan satu persatu Warga Negara Indonesia (WNI) saat tiba di Natuna.
Kepala KKP Kelas II Tanjungpinang Agus Jamaludin mengatakan, masyarakat khusunya di Natuna tidak perlu cemas. Sebab, pemerintah sangat maksimal melakukan pengawasan dan pengecekan.
"Dari China saja sudah diperiksa satu-persatu warga kita itu. Sampai Batam diperiksa lagi, sampai Natuna diperiksa lagi. Artinya sangat ketat pemeriksaan. Dokter sepesialis paru-paru juga stanby terus di pesawat kok," katanya, Minggu (2/2/2020) saat dihubungi TribunBatam.id.
Sesuai arahan pemerintah pusat, nantinya WNI akan dipantau selama 14 hari dipenginapan pangkalan TNI Angkatan Udara Natuna.
"Jadi warga negara kita juga sangat diperhatikan selama 14 hari nanti. Mulai dari makanannya, dan segala keperluannya. Disiapkan juga intrukstur olahraga," sebutnya.
Masyakat Tolak Isolasi WNI di Natuna
Masyarakat Natuna tetap menolak wilayahnya menjadi lokasi isolasi WNI dari Wuhan, China.
Mereka sempat menggelar aksi penolakan yang berujung ricuh.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/kepala-dinas-kesehatan-dinkes-kota-batam-didi-kusmarjadi.jpg)