Selasa, 28 April 2026

BATAM TERKINI

Kasus Penembakan Bharada Fe, Adik Pelaku: Kami dan Keluarga Korban Sudah Berdamai

Kondisi Rijal, korban penembakan oknum polisi sudah membaik dan sudah diperbolehkan pulang dari rumah sakit, Selasa (4/2) sekitar pukul 11.00 siang.

ISTIMEWA
Rizal menjalani perawatan di sebuah rumah sakit setelah terkena tembakan oknum Brimob di Batam 

Kasus Penembakan Bharada Fe, Adik Pelaku: Kami dan Keluarga Korban Sudah Berdamai

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Peristiwa penembakan oleh seorang oknum polisi dari Brimob Polda Kepri, Bharada Fe terhadap warga sipil, Rijal Zukus Mustakim, Minggu (2/2/2020) dini hari, berakhir damai.

Adik Fe, Vika mengatakan kepada TRIBUNBATAM.id bahwa antara keluarganya dengan keluarga Rijal sudah bertemu dan sudah ada kesepakatan damai dengan korban.

"Kami sudah sepakat berdamai. Dari korban juga tidak meminta kompensasi apa-apa," ujar Vika.

Mengenakan pakaian warna merah, wanita berkacamata ini kaget dengan munculnya pemberitaan tentang insiden tersebut di media online.

Begitu juga keluarganya kaget dengan pemberitaan tersebut.

Ibu mereka bahkan syok dengan kejadian ini.

Setelah 4 Tahun Jadi Buron Polisi, Pelaku Penembakan Janda Beranak 2 Ditangkap Polisi

Menurut Vika, kondisi korban sudah membaik dan sudah diperbolehkan pulang dari rumah sakit, Selasa (4/2) sekitar pukul 11.00 siang.

Vika mengatakan, kakaknya merupakan tulang punggung keluarga semenjak ayahnya meninggal dunia.

"Abang menyekolahkan adiknya tiga orang," ungkap Vika.

Kabid Humas Polda Harry Goldenhardt kejadian tersebut dan saat ini sedang dalam proses.

Bharada Fe sudah diamankan oleh Propam Polda Kepri dan senjatanya juga sudah disita.

"Yang bersangkutan sudah diamankan dan tengah menjalani pemeriksaan dan saat ini ditangani oleh Propam Polda Kepri," kata Harry.

Kasus ini terjadi di di sebuah tempat kos di kawasan Baloi Ditpam, Batam, Minggu (2/2/2020).

Berdasarkan kronologi yang beredar, Bharada Fe baru pulang dari Foudcourt J8 Nagoya, setelah bertemu kawannya, sekitar pukul 02.30 WIB.

Sekira pukul 03.15 WIB Bharada Fe tiba di kediaman orangtuanya di Baloi.

Setelah memarkirkan kendaraannya, ia melihat ada sepasang laki-laki dan perempuan di depan tempat kos tersebut.

Bharada Fe menegur Rijal, “Ngapain jam segini masih disini?”

Kemudian Rijal menjawab bahwa ia mengantar pacarnya.

Fe kemudian menyuruh Rizal pulang sambil mengucapkan kalimat-kalimat yang membuat dongkol Rijal.

Merasa kesal, Rijal kemudian pulang dengan mengegas motornya keras-keras di depan Fe.

Marah, Fe kemudian mengeluarkan senjata apinya dan menembakkan ke arah kaki Rijal.

Dalam kondisi terluka, Rijal kemudian kabur.

Sekira pukul 04.00 WIB, Fe dijemput oleh Provos Polresta Barelang dan kemudian menyerahkan ke Propam Polda Kepri.

Provos mengamankan satu pucuk pistol jenis HS-9, No. Senpi H175044, serta 10 butir amunisi 9 mm.

Sementara itu, Kepala Satuan (Kasat) Brimob Polda Kepri Kombes Pol Mohamad Rendra Salipu, ketika dihubungi, mengaku tidak memberikan keterangan terkait peristiwa itu.

Pasalnya, ia sedang bertugas di Natuna, terkait pengamanan WNI yang baru dipulangkan dari Wuhan, China dan menjalani observasi di Lanud Natuna.

Seperti diberitakan sebelumnya, sebanyak 217 anggota Brimobda Polda Kepri dikerahkan ke Natuna untuk pengamanan. (bob/dna/ian/leo)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved