HEADLINE TRIBUN BATAM
TKI Tertular Corona di Singapura, Terpapar dari Majikan yang Layani Turis China
Wanita Indonesia yang tertular adalah pembantu rumah tangga berusia 44 tahun, tinggal di Jalan Bukit Merah Singapura.
Sehari kemudian, kelompok itu mengunjungi sebuah toko produk kesehatan di Yong Thai Hang, 24 Cavan Road, Jalan Besar.
Dua WN Singapura berusia 28 tahun 48 tahun bekerja sebagai tenaga penjualan di Yong Thai Hang.
Keduanya tidak memiliki riwayat perjalanan ke China.
Wanita yang lebih muda, majikan TKI, mengalami gejala pada 29 Januari dan berobat di sebuah klinik, lalu dirujuk ke unit gawat darurat Rumah Sakit Tan Tock Seng (TTSH) pada 30 Januari dan dipulangkan setelah rontgen dada menunjukkan negatif pneumonia.
Wanita ini tidak keluar rumah hingga pada 3 Februari dirawat di Rumah Sakit Umum Singapura (SGH) dan dinyatakan positif corona pada pukul 11 malam.
Sedangkan wanita kedua mengalami gejala pada 25 Januari dan dirawat di Pusat Nasional untuk Penyakit Menular (NCID) pada 3 Februari.
Suspek lainnya wanita Singapura berusia 32 tahun yang bekerja sebagai pemandu wisata rombongan turis tersebut.
Wanita ini tidak memiliki gejala ketika pergi ke NCID pada 3 Februari, namun segera diisolasi dan terkonfirmasi infeksi pada Selasa sore.
"Kami juga menghubungi orang-orang dengan profil yang mirip dengan empat kasus penularan lokal di atas, yang baru-baru ini melakukan kontak dekat dengan orang-orang dengan riwayat perjalanan ke Cina daratan," kata MOH dalam siaran persnya.
Dua korban lainnya adalah bagian dari rombongan 92 WN Singapura yang dievakuasi dari Wuhan, pusat penyebaran wabah corona, 30 Januari lalu.
Mereka tidak memiliki gejala apa pun ketika dipulangkan dengan maskapai Scoot dan dikarantina saat mendarat di Singapura.
WN Malaysia.
Malaysia juga mengumumkan warga negara pertamanya yang terpapar virus sehingga jumlah pasien yang terinfeksi menjadi 10.
Menteri Kesehatan Malaysia Dzulkefly Ahmad mengatakan, pria Selangor itu dalam kondisi stabil di Rumah Sakit Sungai Buloh.
Pria itu mengalami gejala 29 Januari –seminggu setelah pulang- dan dinyatakan positif pada 3 Februari.
Kemenkes Malaysia mendapat pemberitahuan dari MOH Singapura berada di Singapura dari 16-23 Januari untuk pertemuan bisnis di Grand Hyatt Hotel dengan WN China.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/headline-05-feb-2020.jpg)