Sabtu, 9 Mei 2026

VIRUS CORONA

Beri Pemahaman ke Masyarakat, 64 Rumah Sakit BUMN Sosialisasi Penyebaran Virus Corona

Sebanyak 64 Rumah Sakit BUMN di Indonesia sosialisasi virus Corona. Ini dilakukan untuk memberi pemahaman dan kesadaran tentang penyebaran virus.

Tayang: | Diperbarui:
screenshot video Kemenkes
Warga Negara Indonesia (WNI) dari Kota Wuhan, Hubei, China yang tiba di Bandara Hang Nadim, Batam, disemprot vaksin virus Corona, pada Minggu (9/1/2020). Sebanyak 64 Rumah Sakit BUMN mensosialisasikan tentang Virus Corona. 

JAKARTA, TRIBUNBATAM.id - Sosialisasi virus Corona dilakukan 64 rumah sakit Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di Indonesia. Sosialisasi dilakukan untuk membangun pemahaman dan kesadaran tentang penyebaran virus tersebut.

Direkur Utama Rumah Sakit Pertamina Pusat, Fathema Djan Rachmat menjelaskan penyebaran virus Corona ini hanya bisa dicegah dengan membangun kesadaran dan kerja sama semua instansi terkait dengan rumah sakit terutama rumah sakit rujukan yang telah ditunjuk pemerintah.

“Pemahaman dan kerja sama harus dilakukan oleh semua pihak terkait dan 64 rumah sakit BUMN harus berperan aktif dalam pencegahan penyebaran infeksi Novel Coronavirus di Indonesia,” kata Fathema dalam keterangannya, Kamis (6/2/2020) seperti dikutip Tribunnews.com.

Fathema menambahkan, penyebaran virus Corona yang begitu cepat dinilai perlu mengambil langkah dengan tetap berhati-hati dan selalu siaga dalam menghadapi kemungkinan yang ada.

Rumah Sakit BUMN yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, diimbau untuk melakukan koordinasi dengan Kemenkes dan Dinas Kesehatan dari daerah hingga pusat dan tiga rumah sakit yang menjadi rujukan secara nasional, yaitu RSPAD Gatot Subroto, RS Persahabatan & RSPI Sulianti Saroso

Dalam sosialisasi tersebut, pengetahuan tentang standar penanganan dan identifikasi sumber infeksi, juga digelar peragaaan penggunaan APD - Alat Pelindung Diri yang harus digunakan oleh tenaga kesehatan di rumah sakit oleh Tim PPI RS Pusat Pertamina.

Direktur Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Kementerian Kesehatan, Wiendra Waworuntu Mkes mengingatkan pentingnya edukasi terhadap pasien, keluarga dan masyarakat sehingga dapat meredam berita hoaks yang beredar di masyarakat.

Sementara Robert Shinto dari RS Pelni & Divisi Penyakit Tropik dan Infeksi Departemen Ilmu Penyakit Dalam RS Cipto Mangunkusumo, FK Universitas Indonesia memaparkan tentang update situasi terkini, identifikasi kasus yang terjadi dan cara-cara pencegahan yang dapat dilakukan oleh para tenaga kesehatan.

Kepala KKP I Soekarno Hatta, Anas Ma’ruf, menyampaikan berbagai langkah serta skrining yang diilakukan di Bandar Udara untuk menyikapi perkembangan case infeksi Novel Corona Virus (2019-NCov).

Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir meminta Rumah Sakit BUMN harus cepat tanggap dalam mencegah masuknya virus tersebut masuk ke Indonesia.

Pembentukan tim gerak cepat identifikasi dan pencegahan penyebaran virus Corona di seluruh Indonesia.

Seperti diketahui, wabah virus yang berasal dari Tiongkok ini telah menyebar ke-27 negara di dunia, dan menjadi perhatian World Health Organization (WHO) dan otoritas kesehatan seluruh negara.

Saat ini, ada 20.626 orang yang positif terinfeksi dengan korban sebanyak 462 jiwa. Angka kematian ini memang masih di bawah angka kematian akibat MERS dan SARS, namun kecenderungannya angka ini akan bertambah, sehingga harus diantisipasi oleh semua pihak.
Surati 100 Rumah Sakit di Indonesia

Kementerian Kesehatan melalui Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan menerbitkan surat kepada rumah sakit untuk mempersiapkan kembali ruang isolasi yang pernah digunakan menjadi rujukan virus flu burung.

Kepala subdirektorat Penyakit Infeksi Emerging Kementerian Kesehatan Hastuti Endang Budi Hastuti mengatakan, ada sekitar 100 rumah sakit yang pernah menjadi rujukan virus flu burung yang tersebar di seluruh Indonesia.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved