Breaking News:

BATAM TERKINI

FTZ Batam, Bintan dan Karimun Bakal Disatukan, Begini Tanggapan Anggota DPD Kepri Richard Pasaribu

Anggota DPD Kepri Richard H Pasaribu angkat bicara soal rencana penggabungan FTZ antara Batam, Bintan dan Karimun yang dibahas dalam Omnibus Law.

Penulis: | Editor: Tri Indaryani
TRIBUNBATAM.ID/ALAMUDIN
Anggota DPD RI Richard Pasaribu salam komando dengan Kapolda Kepri Irjen Pol Andap Budhi Revianto, usai bersilaturahmi dan berdiskusi di Mapolda Kepri, pada Jumat (20/12/2019). 

FTZ Batam, Bintan dan Karimun Bakal Disatukan, Begini Tanggapan Anggota DPD Kepri Richard Pasaribu 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Pemerintah pusat melalui Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan, Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (Free Trade Zone) Batam, Bintan Tanjungpinang  dan Karimun (BBK) akan disatukan.

Hal ini sebagai upaya untuk meningkatkan investasi.

"Salah satu strategi perekonomian di Kepri yang dilakukan pusat yakni mengkonsolidasikan kawasan FTZ Batam, Bintan, Tanjungpinang, dan Karimun," kata Airlangga di Hotel Nirwana Garden di Lagoi, Bintan, Jumat (31/1/2020) malam seperti dikutip dari kompas.com.

Airlangga menyebutkan, penyatuan kawasan bebas itu bagian dari omnibus law untuk meningkatkan investasi di Kepri.

Ia akan memimpin organisasi ini.

Rencana itu juga sudah disampaikan kepada mitra usaha asal Singapura sebagai jawaban atas keluhan investor selama ini.

Terkait hal itu, Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) asal Kepri Richard Hamonangan Pasaribu mengaku akan mengkaji sebelum itu terjadi.

Richard mengatakan, sah-sah saja dilakukan penyatuan.

Hanya saja, harus matang perhitungan minus-plus ke depan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved