Kamis, 4 Juni 2026

Oknum Guru Siksa puluhan Siswa SMP di NTT, Paksa Minum Air Kotor Bau Pesing

Demeteri mengatakan, pihak Polsek Omesuri sudah mengirim dua anggotanya untuk turun ke lokasi kejadian.

Tayang:
Editor: Eko Setiawan
kompas.com/TOTO SIHONO
Ilustrasi kekerasan dan penyiksaan terhadap perempuan 

NTT, TRIBUNBATAM.id - Kabar menghebohkan datang dari Provinsi NTT. Seorang Oknum guru dikabarkan melakukan penyiksaan terhadap puluhan anak didiknya.

Puluhan siswa SMP di Nusa Tenggara Timur (NTT) diduga disiksa oleh oknum guru mereka dengan cara yang keji.

Sang siswa disiksa dengan dipaksa minum air kotor, berlumut dan berbau pesing.

Sederet Fakta Warga Tulung Agung Sewakan Kamar Untuk Kos Untuk Berzina, Tawarkan Lewat Facebook

Viral di Medsos, Pasutri Beri Nama Alhamdulillah Rejeki Hari Ini Untuk Anaknya, Ini Alasan Meraka

Penyebaran Virus Corona Bisa Lewat Lift, Ruangan Terbatas Ternyata Paling Berbahaya

Dugaan penyiksaan ini dilakukan terhadap murid kelas VII dan VIII di sekolah tersebut.

Awalnya, kejadian itu dirahasiakan para murid. 

Kejadian itu terbongkar saat siswa kelas VIII bercerita saat sedang belajar di rumah seorang siswa berinisial I.

Cerita itu kemudian didengar oleh M yang merupakan Ibu kandung I.

M mengatakan, saat mendengar cerita tentang anaknya bersama sama teman- teman disiksa oknum guru, dirinya mengaku tidak bisa menerima perlakuan kasar itu.

Keesokan harinya, ia pun langsung melaporkan dugaan penyiksaan itu kepada ketua yayasan dan pihak komite sekolah.

“Saya dengar mereka disiksa minum air kotor dalam viber yang berlumut. Alasannya karena tidak bisa menghafal kosa kata bahasa Inggris," kata M kepada Kompas.com, Kamis (6/2/2020).

Menurut M, air dalam viber itu selain kotor juga bau, karena dekat dengan toilet.

"Saya benar-benar tidak terima, karena siksa anak minum air kotor dan bau, apalagi saat ini musim demam berdarah,” ujar M.

M menilai, perlakuan oknum guru itu sama sekali tidak mendidik.

Apalagi, bukan hanya satu anak saja yang disiksa, tetapi puluhan, yakni 27 anak.

“Kami orangtua titip anak di sekolah untuk diajarkan dengan baik. Kalau pukul saja kami masih bisa terima. Tetapi ini sudah keterlaluan. Siksa anak minum air dalam viber yang sudah berlumut, bau kencing dan banyak jentik nyamuk,” kata M.

 Diminta tutup mulut
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved