Mirip Tembakau Gorila, Bahaya Ganja Sintetis Sebabkan Halusinasi Parah
Polisi gerebek pabrik pembuatan ganja sintetis di apartamen Jalan Siwalankerto. Bahaya ganja sintetis mirip tembakau gorila
SURABAYA,TRIBUNBATAM.id - Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya dan Ditreskoba Polda Jatim gerebek pabrik pembuatan ganja sintetis di apartamen Jalan Siwalankerto, Surabaya, Jumat (7/2/2019).
Bahaya ganja sintetis mengakibatkan halusinasi yang parah, mirip efek tembakau gorila.
Pembuatan ganja sintetis ini dilakukan di lantai 10 apartemen bercat orange tersebut.
Pada penggerebekan ini ditangkap empat orang pembuat, peracik dan kurir ganja sintetis.
Mereka masing-masing berinisial AR (pembuat), MNH (pembungkus) RTF (pembungkus) dan WA (kurir)
TIm gabungan Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya dan Ditreskoba Polda Jatim di Apartemen High Point, Siwalankerto, Surabaya juga menyita sejumlah barang bukti.
Di antaranya, 50 paket ganja sintetis siap edar.
AKBP Rahmat Fanani Eko kasubdit 1 Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya, penangkapan tersebut merupakan hasil dari pengembangan yang ada di Jakarta.
"Mereka yg di Jakarta itu memesan di Surabaya untuk diedarkan di Ibukota. Barang buktinya sebanyak 25 kilogram," ujarnya, Jumat, (7/2/2020).
Sebelum beroperasi di apartemen Jalan Siwalankerto, para pelaku melakukan pekerjaannya di sebuah paviliun.
Berikut fakta-fakta yang terungkap dalam penggerebekan ini:
1. Diedarkan di kalangan muda menengah ke atas
AR, salah satu tersangka mengaku ganja sintetis itu diedarakan di kalangan anak muda kelas menengah ke atas.
Saat di tanya harga per pak dia enggan mengungkapkan.
Namun, menurut AKBP Rahmat Fanani, ganja sintetis ini dijual seharga Rp 2 juta untuk ukuran 100 gram.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/70022020_ganja-sintetis.jpg)