BATAM TERKINI

Polisi Pasang Segel 5 Lokasi Tambang Pasir Ilegal di Nongsa Batam, Satu Tetap Membandel

Beroperasi secara ilegal, sebanyak 6 tambang pasir di kecamatan Nongsa, Batam diberi garis polisi. Namun, satu di antaranya membandel.

Polisi Pasang Segel 5 Lokasi Tambang Pasir Ilegal di Nongsa Batam, Satu Tetap Membandel
TRIBUNBATAM.id/ALAMUDDIN HAMAPU
Sebanyak 6 tambang pasir di kecamatan Nongsa, Batam diberi garis polisi oleh Subdit IV Direktorat kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepri, Senin (3/2/2020) dan Jumat (7/2/2020) 

Polisi Pasang Segel 5 Lokasi Tambang Pasir Ilegal di Nongsa Batam, Satu Tetap Membandel

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Sebanyak 6 Tambang Pasir Ilegal di kecamatan Nongsa, Batam diberi garis polisi oleh Subdit IV Direktorat kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kepri, Senin (3/2/2020) dan Jumat (7/2/2020)

Awalnya Senin (3/2/2020) Subdit IV Ditreskrimsus Polda Kepri melakukan penyegelan terhadap 5 lokasi di kawasan Nongsa, Batam, Kepulauan Riau.

Lalu pada Jumat (7/2/2020) tanpa sengaja tim melakukan pengecekan ke 5 lokasi yang telah diberi garis polisi dan menemukan satu lokasi yang membandel dengan tetap melakukan aktivitas penambangan pasir yang beroperasi dan dilakukan penyegelan oleh pihak Subdit IV Ditreskrimsus Polda Kepri.

Kasubdit IV Ditreskrimum Polda Kepri AKBP Wiwit Ari Wibosono bersama tim langsung melakukan pendataan terhadap orang yang melakukan aktivitas penambangan pasir di daerah tersebut.

"Kita langsung pasang Police Line di beberapa lokasi tambang karena mereka tidak memiliki izin pertambangan," ujarnya.

Daftar Pejabat Baru di Lingkungan Polda Kepri, AKBP Purwadi Wahyu Jabat Kapolresta Barelang

Ari mengatakan, akibat ulah penambangan pasir secara ilegal di kawasan Nongsa itu, lingkungan di sekitar menjadi rusak dan meninggalkan lobang besar akibat penambangan.

Saat ini, pihaknya masih mendalami kasus penambangan pasir Ilegal itu dan apabila memenuhi unsur maka akan dinaikan status ke sidik.

"Nanti kita akan lakukan gelar perkara," katanya. (TRIBUNBATAM.id/ALAMUDIN)

Penulis: Alamudin Hamapu
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved