Kisah Haru Sopir Angkot Bawa Bayi 3,5 Bulan di Semarang Saat Narik, Ada yang Mencibir

Pria yang diketahui bernama Nurul Mukminin (46), sopir angkot trayek Johar-Mangkang membawa bayinya saat mencari nafkah.

Editor: Dewi Haryati
kompas.com
Illustration bayi 

Belum kepotong pampers dan susu anak-anak, sisanya buat makan, " jelasnya.

Pagi itu, sambil berkonsentrasi menyetir, Nurul tak pernah luput memantau keadaan Bilqis.

Jika bayi mungil itu mengoceh atau menangis karena lapar, dia segera menyorongkan botol susu.

Si kecil Bilqis pun anteng menyedot susu dalam botol.

Matanya yang bulat terlihat menggemaskan, menatap ke langit-langit angkot.

Dia juga anteng ketika menyedot empeng, tangannya sesekali seolah ingin menggenggam.

Balqis, kakaknya, memperhatikan sang adik dari bangku penumpang tepat di belakang Nurul.

Setibanya di SD Pancasila, Balqis turun dari angkot setelah mencium tangan ayah.

Dia masuk ke dalam sekolah diantar pandangan Nurul dan celotehan Bilqis. (Iwan Arifianto)

Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Kisah Haru Sopir Angkot Bawa Bayi 3,5 Bulan di Semarang Saat Narik, Dapat Simpati dan Cibiran, https://jateng.tribunnews.com/2020/02/08/kisah-haru-sopir-angkot-bawa-bayi-35-bulan-di-semarang-saat-narik-dapat-simpati-dan-cibiran?page=all.

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved