KARIMUN SIAGA VIRUS CORONA

Siaga Virus Corona, 19 TKA Asal China Tidak Bisa Kembali ke Karimun

Sebanyak 19 TKA asal China tidak bisa kembali ke Karimun karena adanya Permenkumham sebagai antisipasi virus Corona.

TribunBatam.id/Istimewa
Pemeriksaan imigrasi melayani WNA di pintu kedatangan Pelabuhan Internasional Tanjungbalai Karimun. Sebanyak 19 orang Tenaga Kerja Asing asal China tidak bisa kembali ke Karimun karena aturan Permenkumham terkait Wabah virus Corona. 

KARIMUN, TRIBUNBATAM.id - Wabah virus Corona berimbas kepada Tenaga Kerja Asing (TKA) yang berada di Indonesia.

Sejumlah perusahaan mengajukan permintaan Pemberian Izin Tinggal Keadaan Terpaksa kepada Kantor Imigrasi Kelas II Tanjungbalai Karimun.

Permintaan perusahaan ini dikhusukan untuk puluhan TKA asal China yang berada di Kabupaten Karimun.

Adapun permintaan ini disebabkan para TKA ini tidak bisa kembali ke negara asalnya. Pasalnya seluruh penerbangan ke atau dari China dihentikan sementara waktu oleh Pemerintah Republik Indonesia karena virus Corona.

Data di Kantor Imigrasi Kelas II Tanjungbalai Karimun mencatat, ada 50 orang Tenaga Kerja Asing asal China.

"Namun yang berada di Karimun saat ini cuma 30 orang," kata Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Tanjungbalai Karimun, Darmunansyah, Selasa (11/2/2020).

Darmunansyah menjelaskan, sebanyak 20 TKA lainnya tidak berada di Karimun. Mereka meninggalkan Karimun untuk merayakan imlek ke negaranya.

"Dari data kami, ada 19 orang pulang ke China dan satu orang ke Singapura," ungkapnya.

Untuk saat ini, 19 TKA tersebut tidak bisa kembali ke Indonesia, atau perusahaan tempat mereka bekerja di Kabupaten Karimun.

Hanya satu TKA asal Tiongkok yang tengah berada di Singapura berkemungkinan dapat kembali ke Karimun.

Halaman
1234
Penulis: Elhadif Putra
Editor: Septyan Mulia Rohman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved