VIRUS CORONA

Ini Keinginan Warga Natuna Jelang Masa Observasi 238 WNI dari Wuhan Berakhir

Nata mengatakan, ada keinginan warga setempat untuk bertegur sapa dengan para WNI yang menjalani masa observasi di Hanggar Lanud Raden Sajad.

TRIBUNBATAM.ID/BERES LUMBANTOBING
Warga demo menolak ratusan WNI dari Wuhan, China masuk Natuna, beberapa waktu lalu 

NATUNA, TRIBUNBATAM.id - Memasuki hari ke 11 dari rencana 14 hari masa observasi, pemerintah mulai menyiapkan skema pemulangan 238 Warga Negara Indonesia yang dievakuasi dari Wuhan, Hubei, China terkait virus corona.

Jelang pemulangan kembali WNI ini, mendapat perhatian warga Natuna.

Bukan tanpa alasan, masyarakat Natuna ingin bertemu dan berharap agar ratusan WNI sebelum pulang ke kampung halaman masing-masing dapat membaur terlebih dahulu dengan warga sekitar.

Hal itu disampaikan oleh seorang tokoh pemuda warga tempatan, Lamihadinata kepada Tribun, Rabu (12/2/2020).





Ia mengatakan, ada keinginan warga setempat untuk bertegur sapa dengan para WNI yang menjalani masa observasi di Hanggar Lanud Raden Sajad.

"Ya kita berharap seperti itu, sebelum mereka dipulangkan alias meninggalkan Natuna alangkah baiknya membaur dulu dengan warga. Kalau kata orang Melayu bertegur sapalah sesama kita," ujar Nata.

Ia mengatakan, tentunya hal itu untuk mengobati rasa rindu warga yang pernah merasa ketakutan dan berdemonstrasi menolak kehadiran mereka di Natuna.

BANJIR di Natuna, Air Rendam Permukiman di Sebadai Hulu, TNI/Polri Beri Bantuan Sembako

3 Pesawat Milik TNI AU Disemprot Disinfektan di Natuna, Bakal Angkut Ratusan WNI Pulang ke Daerah?

Tidak hanya Nata, warga Penagi yang sebelumnya pernah mengungsi akibat rasa takut terhadap penempatan lokasi ratusan WNI di Hanggar juga berharap demikian.

Ketua RT 01, Kota Tua Penagi, Ranai, Natuna, Yohanes Suprianto mengatakan alangkah lebih baik jika pemerintah mengizinkan mereka dapat membaur dengar warga sekitar.

"Ya kalau saya pribadi siap jika mereka berkunjung ke Kota Tua Penagi. Kita sangat menyambut baik. Apalagi kan jarak Hanggar dengan Penagi hanya 1,3 km," ucapnya.

Sebelumnya Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan 1 (Pangkogabwilhan 1) Laksda Yudo Margono menyebutkan telah menyiapkan transfortasi untuk pemulangan ratusan WNI.

Terkait mekanisme pemulangan WNI ke tempat masing-masing, kata Yudo pihaknya telah menyiapkan sarana prasarana seperti pesawat sudaj stanby di Hanggar serta tim pendamping.

Hanya saja kata Yudo pihaknya masih menunggu perintah dari Panglima TNI tentang mekanisme pemulangan.

(Tribunbatam.id/bereslumbantobing)

Penulis: Beres Lumbantobing
Editor: Dewi Haryati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved