SIDANG NURDIN BASIRUN

Alasan Loyalitas, Pejabat Kepri Rogoh Kocek Pribadi Disetor untuk Kegiatan Nurdin Basirun

Gubenur Kepri (nonaktif) Nurdin Basirun kian terpojok dalam sidang perkara suap di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (12/2/2020).

Alasan Loyalitas, Pejabat Kepri Rogoh Kocek Pribadi Disetor untuk Kegiatan Nurdin Basirun
TRIBUNNEWS
Gubernur Kepri Nurdin Basirun ditahan KPK dalam kasus suap izin reklamasi, Kamis (11/7/2019) 

TRIBUNBATAM.id - Gubenur Kepri (nonaktif) Nurdin Basirun kian terpojok dalam sidang perkara suap di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (12/2/2020).

Satu per satu, pejabat setingkat kepala dinas mengaku menyetorkan uang untuk kegiatan Nurdin Basirun

Dalam sidang kemarin, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kepri  Andri Rizal mengaku telah menyediakan uang sekitar total Rp 55 juta untuk mendukung sejumlah kegiatan Gubernur Kepri (non aktif) Nurdin Basirun.

Hal itu disampaikan Andri saat bersaksi untuk Nurdin, terdakwa kasus dugaan suap terkait izin pemanfaatan ruang laut dan penerimaan gratifikasi.

"Iya, tidak secara langsung. Tahun 2018 itu ada acara halal bihalal masyarakat Kepri di Pekanbaru. Saya ngasih Rp 25 juta. Bukan langsung ke beliau, tapi ke panitianya. Saya enggak tahu namanya siapa," kata Andri di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (12/2/2020).

Menurut Andri, ia sebelumnya telah diimbau oleh Nurdin Basirun untuk membantu kegiatan tersebut.

Ia juga mengaku hadir di acara tersebut.

"(Pemberian) kedua, 2019 itu di bulan Ramadhan, Rp 20 juta, Pak. Saya serahkan ke sekretarisnya, Bela," kata dia.

Selanjutnya, Andri juga menyerahkan uang sebesar Rp 10 juta dalam pecahan Rp 20.000 ke sekretaris Nurdin, Bela.

Menurut Andri uang tersebut akan dibagikan Nurdin Basirun saat menggelar open house Lebaran.

Halaman
123
Editor: Agus Tri Harsanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved