SEKOLAH SULTAN AGUNG TERBAKAR

Diduga dari Karpet Sintesis, Ini Kata Kapolsek Batam Kota Soal Kebakaran di Sekolah Sultan Agung

Kapolsek Batam Kota AKP Restia Octane Guchi masih melakukan penyelidikan soal penyebab kebakaran di Sekolah Sultan Agung Batam.

TRIBUNBATAM.ID/SCREENSHOT
Polisi pasang garis polisi di lokasi kebakaran Sekolah Sultan Agung Batam, Kamis (13/2/2020) 

Tampak Kapolsek Batam Kota AKP Restia Octane Guchi di lokasi dan beberapa personel kepolisian lainnya. Hanya saja, Restia belum memberikan keterangan kepada awak media. Terkait penyebab kebakaran.

Pantauan wartawan, di lokasi kejadian, terdapat beberapa material bangunan. Dan terdapat juga kursi plastik. Sementara langit-langit gudang yang belum difungsikan optimal itu hitam. Lantaran kabut asap pasca kejadian.

Dalam kejadian itu tidak ada korban jiwa. Hanya saja, anak-anak sekolah dan civitas akademik sekolah tersebut masih kaget dengan insiden itu. Mereka panik.

Bu De pemilik warung sebelah sekolah mengatakan, awalnya mereka kaget melihat kabut asap saat kejadian.

"Tadi masih aman-aman saja. Tapi tiba-tiba asap semakin banyak. Terjadi kehebohan di dalam sekolah. Anak sekolah dan guru-guru pada keluar dan berteriak kebakaran-kebakaran! Kami pun keluar. Awalnya disiram pakai air," ujarnya.

Namun api semakin meluas. Tak lama kemudian, pemadam datang untuk menjinakkan si jago merah. Beruntung dalam gudang tidak ada material yang mudah terbakar.

"Yang ada kan batako di atas itu. Makanya apinya lambat," ujar seorang saksi mata lainnya.

Baru Diresmikan

Suasana di Sekolah Sultan Agung Batam mendadak heboh dan ramai, Kamis (13/2/2020) siang.

Para siswa-siswi yang sedang mengikuti proses belajar mengajar berlarian Keluar Ruangan kelas mereka.

Halaman
1234
Penulis: Alamudin Hamapu
Editor: Dewi Haryati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved