Breaking News:

BATAM TERKINI

Lomba Jong 2020 di Nongsa Batam Resmi Dibuka, Jadi Ajang Lestarikan Budaya Tradisional

Acara tahunan, Lomba Jong yang diselenggarakan oleh Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Batam resmi dibuka hari ini, Jumat (14/2/2020).

TRIBUNBATAM.ID/ARGIANTO
Lomba Jong Batam tahun 2020 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Acara tahunan, Lomba Jong yang diselenggarakan oleh Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Batam resmi dibuka hari ini, Jumat (14/2/2020).

Seperti tahun lalu, acara ini dihelat di Pantai Tanjung Mak Dare, Batu Besar, Nongsa, Batam.

Dalam acara pembukaan ini, hadir Wali Kota Batam beserta istri, Wakil Wali kota Batam beserta istri, wakil ketua DPRD Batam, camat Nongsa, seluruh lurah se-kecamatan Nongsa, dan sejumlah tokoh masyarakat lainnya.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Batam, Heryanto SE menyampaikan sebait pantun untuk memulai sambutannya.






"Pak Tanjung memasak gulai, gulai dimasak sangatlah pedas. Lomba Jong segera dimulai, jadilah juara dengan sportivitas," katanya disambut tepuk tangan riuh dari para hadirin.

Tahun ini merupakan tahun ke 19 lomba jong diselenggarakan di Kota Batam.

Perhelatan ini sudah ke-empat kalinya diselenggarakan oleh Dispora Batam, setelah pada tahun-tahun sebelumnya selalu diselenggarakan oleh masyarakat.

Suhu Tubuh Diatas 38 Derajat Celcius, Dinkes Batam Pantau Kondisi Seorang WNI Sepulang dari Malaysia

Resmi Dibuka, City Foodcourt Nagoya Batam Tawarkan Menu Halal, Ada Diskon 20 Persen

Dalam sambutannya, Heryanto mengatakan, acara tahunan ini digelar untuk melestarikan budaya masyarakat Melayu, khususnya budaya permainan rakyat pesisir.

"Setiap tahun masyarakat Melayu Batu Besar melaksanakan perlombaan Jong yang diselenggarakan setiap datang musim utara. Karena perlombaan ini baru bisa dilaksanakan saat datang angin musim utara," ujarnya.

Dispora bekerjasama dengan panitia perlombaan jong mengangkat tema "Mari Jadikan Lomba Jong Batam tahun 2020 sebagai Upaya Melestarikan olahraga Tradisional Kota Batam".

Heryanto menambahkan, selain untuk melestarikan permainan tradisional, acara ini juga bertujuan untuk memperkenalkan budaya dan permainan tradisional Melayu pada para turis.

Nantinya, acara ini akan dihelat selama 3 hari, yakni dari tanggal 14 hingga 16 Februari 2020. (tribunbatam.id/widiwahyuningtyas)

Penulis: Widi Wahyuning Tyas
Editor: Dewi Haryati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved