Singgung COVID-19, Begini Pidato Menteri Industri Singapura di Hari Pertahanan Nasional
Total Defense Day atau Hari Pertahanan Total di Singapura menghadirkan Menteri Perdagangan dan Industri Singapura Chan Chun Sing yang bahas COVID-19.
TRIBUNBATAM.id - Singapura telah diuji beberapa minggu terakhir karena wabah COVID-19 atau virus Corona.
Menteri Perdagangan dan Industri Singapura Chan Chun Sing turut memberi tanggapan pada peringatan Total Defense Day atau Hari Pertahanan Total di Singapura pada hari Sabtu, (15/2/2020) kemarin.
Total Defense Day adalah acara peringatan yang menandai 78 tahun sejak Inggris menyerah pada Pasukan Kekaisaran Jepang yang juga menjadi strategi pertahanan Singapura.
Chan melihat bagaimana Singapura telah berurusan dengan virus Corona, dibingkai terhadap pilar Pertahanan Total.
Chan memuji pekerja yang memerangi virus Corona di garis depan serta inisiatif yang dipimpin oleh komunitas untuk menunjukkan penghargaan pada mereka.
"Hal ini dibuktikan dengan paniknya warga dan belanja besar-besaran, dapat memicu antrian panjang di supermarket," katanya kepada kerumunan di The Float @ Marina Bay.
• Singapura Konfirmasi 5 Kasus Baru COVID-19, Satu Pasien Sudah Diperbolehkan Pulang
Kebohongan dan desas-desus harus dilawan secara kolektif, dan bahwa disiplin untuk memverifikasi sumber informasi adalah tanggung jawab individu dan kolektif, tambahnya.
"Kita harus mengenali asimetri dalam psikologi manusia, berita buruk menyebar lebih cepat daripada kabar baik. Ketakutan meluap lebih mudah daripada ketenangan. Karena alasan ini, semakin kita perlu berusaha lebih keras," kata Chan.
Wabah COVID-19 yang sedang berlangsung, dengan 67 kasus yang dikonfirmasi di Singapura pada Jumat malam telah menguji negara itu dalam beberapa minggu terakhir, kata Chan.
"Sejauh ini kami telah melakukan cukup baik melawan musuh yang tidak dikenal, tetapi kami tentu memiliki ruang untuk meningkatkan dan kami tidak boleh berpuas diri." tuturnya.
Dia mengatakan banyak orang Singapura telah bangkit, menunjukkan pertahanan sipil yang kuat dengan petugas kesehatan di garis depan.
Adapun pertahanan ekonomi Singapura, rantai pasokan dan persediaan negara itu diuji dalam dua minggu terakhir, kata Mr Chan.
"Kami tidak melakukan hal yang terlalu buruk," katanya, merujuk pada strategi penimbunan Singapura di atas produksi lokal dan sumber pasokan yang beragam. "Tapi kita pasti bisa meningkatkan," tambahnya.
Dalam arena pertahanan sosial, COVID-19 tidak didasarkan pada kebangsaan, ras, bahasa, agama maupun perbatasan wilayah.
"Di saat-saat seperti ini, kami menutup barisan untuk saling membantu dalam pertahanan sosial kami," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/menteri-perdagangan-dan-industri-singapura-chan-chun-sing.jpg)