KECELAKAAN DI BUKIT DAENG

Pengakuan Rahmat Sopir Bus Bimbar, Rem Blong Penyebab Kecelakaan di Bukit Daeng Batam

Sopir bus Bimbar nahas dengan plat nomor BP 7601 DU akhirnya dimintai keterangan oleh pihak Polresta Barelang, Senin (17/2/2020).

Pengakuan Rahmat Sopir Bus Bimbar, Rem Blong Penyebab Kecelakaan di Bukit Daeng Batam
TRIBUNBATAM/ICHWAN
Rahmat, sopir bus Bimbar diperiksa di Polresta Barelang Batam, Senin (17/2/2020) 

BATAM,TRIBUNBATAM.id - Sopir bus Bimbar nahas dengan plat nomor BP 7601 DU akhirnya dimintai keterangan oleh pihak Polresta Barelang, Senin (17/2/2020). 

Pantauan Tribun Batam di Unit Kantor Pelayanan Kecelakaan Lalu Lintas Terpadu Polresta Barelang sekira pukul 10.45 WIB, kondisi pengemudi tampak lusuh dengan memakai kaos oblong putih dan celana pendek berbahan jeans.

Tampak di tangan pengemudi bernama Rahmat (30) ini telah terpasang borgol.

Pria dengan rambut ikal ini dimintai keterangannya di Unit III Lakalantas Polresta Barelang.

"Pengakuannya rem mobil blong. Tapi kami masih terus memeriksa dia (Rahmat), karena masih butuh pengembangan," ucap salah seorang penyidik kepada Tribun Batam.

Sepanjang 2019, 8 Orang Tewas Kecelakaan di Jl R Suprapto Jalur Bukit Daeng Batam

Postingan Undangan Nikah Arief Banjir Ucapan Duka, Calon Istri Meninggal di Bukit Daeng Batam

Selain itu, penyidik ini mengatakan jika kondisi Rahmat saat berkendara dalam keadaan normal.

"Tidak dalam keadaan mabuk (saat berkendara)," tambahnya. 

Kecelakaan itu menewaskan Sri Wahyuni, karyawan PT Epson.

Sri Wahyuni meninggal berselang lima hari jelang akad pernikahan.

Kabar rencana pernikahan itu diketahui dari postingan Arief Wijanarko, calon suami Sri Wahyuni.

Halaman
1234
Penulis: Ichwan Nur Fadillah
Editor: Agus Tri Harsanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved