ANAMBAS TERKINI
Angin Kencang dan Gelombang Tinggi hingga 5 Meter di Anambas, Harga Ikan di Pasar Naik
Suasana di pasar ikan Tarempa, Jalan Ahmad Yani Laut, Desa Tarempa Barat, Kelurahan Tarempa, Kecamatan Siantan tampak sepi pagi ini, Jumat (21/2/2020)
Angin Kencang dan Gelombang Tinggi hingga 5 Meter di Anambas, Harga Ikan di Pasar Naik
ANAMBAS, TRIBUNBATAM.id - Suasana di pasar ikan Tarempa, Jalan Ahmad Yani Laut, Desa Tarempa Barat, Kelurahan Tarempa, Kecamatan Siantan tampak sepi pagi ini, Jumat (21/2/2020).
Beberapa pedagang ikan pun tidak terlalu ramai.
Biasanya setiap pagi berbagai macam jenis ikan melimpah ruah di pasar ikan tersebut.
Namun, kini stok ikan terlihat berkurang, tidak seperti hari biasanya.
Salah seorang pedagang ikan Aspan (52) mengatakan berkurangnya pasokan ikan dikarenakan angin kencang.
"Lagi kencang ni angin, gelombang pun tinggi, pasokan ikan ya cuma segini," ujar Aspan.
• Gelombang Laut Anambas Capai 5 Meter, KM Sabuk Nusantara 83 dan Ferry Tak Beroperasi
Saat ditanya apakah kondisi angin kencang ini akan berpengaruh terhadap dagangannya, ia pun menjawab "iya berpengaruh, kalau angin dah kencang macam ni, kita pun jual ikan agak lebih mahal, soalnya ini ikan kita ambil dari nelayan, untungnya pun cuma Rp 5 ribu satu ekor," ungkapnya.
Saat memasuki bulan di mana gelombang tinggi, beberapa ikan di pasar memang harganya naik.
"Ikan tongkol ini kita jual Rp 50 ribu, ada juga yang kecil tu Rp 35 sampai Rp 45 ribu," sebutnya.
Tak hanya itu ikan kerapu yang berwarna oren kekuningan hari ini harganya mencapai Rp 70 per ekor, sedangkan untuk ikan manyuk dijual dengan harga Rp 35 ribu sampai Rp50 ribu.
"Kalau ikan ikan memang ada stok, kita kan juga kirim ikan ke Tanjungpinang, cuma ikan di fiber itu (sambil menunjuk kotak besar berisi ikan) tidak jadi kita kirim karna angin kencang, dan kapal tak jalan, jadinya kita bongkar lagi untuk di jual di sini," tutur Aspan. (Tribunbatam.id/Rahma Tika)