Imam Masjid Berusia 70 Tahun Ditusuk Seorang Pemuda di Dalam Masjid di Kota London
Seorang imam di sebuah masjid di Kota London, Inggris, ditusuk seorang pria berusia 29 tahun di dalam masjid, Kamis (20/2/2020)
Penulis: Mairi Nandarson | Editor: Mairi Nandarson
TRIBUNBATAM.id, LONDON - Seorang imam di sebuah masjid di Kota London, Inggris, ditusuk seorang pria berusia 29 tahun, Kamis (20/2/2020).
Pria itu langsung diamankan jemaah masjid yang saat itu sedang berada di masjid.
Pria berusia 29 tahun yang tidak disebutkan namanya itu kemudian diserahkan kepada pihak kepolisian.
• Gara-gara Corona Virus, Warga Indonesia Tunda Perjalanan ke Singapura untuk Periksa Kesehatan
• UPDATE Covid-19 Jumat (21/2) Korban Tewas 2.247, Sembuh 18.438, Terinfeksi 76.716 Singapura 85 Orang
• Reza Rahadian Ceritakan Cara Bunga Citra Lestari Kuatkan Noah Setelah Ashraf Sinclair Meninggal
Imam masjid berusia 70 tahun itu, mengalami luka akibat penusukan itu dan langsung dibawa ke rumah sakit untuk perawatan.
Dikutip dari channelnewsasia.com, pelaku penusukan ternyata sudah mendatangi masjid itu dan ikut kegiatan masjid sejak 6 bulan terakhir.
"Penyerang itu ditangkap oleh para penyembah sampai polisi tiba dan menangkapnya," kata pihak London Central Mosque Trust dalam pernyataannya.
"Muadzin tidak mengalami cedera yang mengancam jiwa tetapi cedera serius dan sedang dirawat di rumah sakit."
Penusukan di masjid yang berada dekat Regents Park
Polisi dipanggil ke sebuah masjid di Park Road, NW8, pada hari Kamis (20/2/2020) sekira pukul 15:10, untuk melaporkan penikaman itu.
Polisi Metropolitan London mengatakan para detektif tidak percaya insiden itu terkait terorisme.
"Seorang pria berusia 29 tahun, yang diyakini telah menghadiri kegiatan masjid, ditangkap di dalam masjid atas dugaan percobaan pembunuhan," tambah mereka dalam sebuah pernyataan.
“Investigasi atas insiden ini dipimpin oleh petugas di unit komando wilayah Tengah-Barat."
"Seorang pria berusia 29 tahun ditangkap di tempat kejadian dan dia telah ditahan. Pria itu diyakini ikut kegiatan di dalam masjid," kata
“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua orang di masjid yang membantu menahan pria itu sebelum dia ditangkap."
"Dan terus membantu petugas saya dengan pertanyaan mereka. Saya sangat lega karena luka-luka yang diderita oleh korban tampaknya tidak mengancam jiwa."
"Namun, insiden ini tidak diragukan lagi telah menyebabkan banyak keprihatinan dan kami bekerja secepat mungkin untuk menetapkan keadaan."
"Tidak ada tersangka lain yang dicari saat ini," demikian pernyataan Polisi Metropolitan melalui website http://news.met.police.uk/.
Gambar yang diposting di Twitter menunjukkan petugas polisi menahan seorang pria di aula masjid, dekat Regents Park, dan membawanya pergi.
Seorang saksi mengatakan sekitar 100 jamaah berada di aula masjid pada saat serangan terjadi dan sekitar 20 orang melompat untuk menghentikan aksi penyerang.
"Saya mendengar teriakan," kata saksi, yang menolak menyebutkan nama lengkapnya, "dan kemudian kami melihat darahnya".
Dia mengatakan korban ditusuk di atas bahunya oleh seorang pria yang telah menghadiri masjid selama sekitar enam bulan sebelum insiden Kamis itu.
Perdana Menteri Boris Johnson melalui akun media sosialnya mengatakan dia sangat sedih mendengar serangan itu.
"Sangat mengerikan bahwa ini harus terjadi, terutama di tempat ibadah. Pikiran saya bersama korban dan semua yang terpengaruh," kata Johnson di Twitter.
source: channelnewsasia.com