Kamis, 16 April 2026

CORONA VIRUS

Gara-gara Corona Virus, Warga Indonesia Tunda Perjalanan ke Singapura untuk Periksa Kesehatan

Sejumlah warga Indonesia yang menjadi pelanggan pemeriksaan kesehatan di Singapura membatalkan rencananya ke negara itu karena virus corona

Penulis: Mairi Nandarson | Editor: Mairi Nandarson
screenshot twitter CNA @ChannelNewsAsia
Postingan akun channel news asia di twitter soal Corona Virus (Covid-19) 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Kasus penyebaran virus corona di Singapura mulai berdampak pada kunjungan wisata ke negeri Merlion itu. 

Sejumlah warga Indonesia yang menjadi pelanggan untuk pemeriksaan kesehatan di Singapura membatalkan rencananya ke Singapura karena virus corona sudah menjangkiti 85 orang hingga Jumat (21/2/2020) di Singapura.

Beberapa dari mereka disarankan dokter untuk tidak datang ke Singapura dan menundanya hingga Maret 2020.

UPDATE Covid-19 Jumat (21/2) Korban Tewas 2.247, Sembuh 18.438, Terinfeksi 76.716 Singapura 85 Orang

Reza Rahadian Ceritakan Cara Bunga Citra Lestari Kuatkan Noah Setelah Ashraf Sinclair Meninggal

Pelaku Penembakan Massal Bermotif Rasis di Jerman Ditemukan Tewas Bunuh Diri di Rumahnya

Fredy Tan dari Indonesia seharusnya pergi ke Singapura pada akhir Februari untuk pemeriksaan kesehatan tahunan bersama istri dan putranya yang berusia satu tahun.

Tetapi dengan lebih dari 80 kasus COVID-19 dilaporkan di negara itu, pria asal Jakarta berusia 52 tahun menunda rencana perjalanannya ke Singapura.

Tan telah secara teratur bepergian ke Singapura untuk pemeriksaan kesehatan sejak tahun 2000, karena ia mengagumi profesionalisme para dokter dan mempercayai sistem kesehatan.

Namun, situasi saat ini mengkhawatirkan dari sudut pandangnya.

"Saya pikir ini serius," katanya kepada CNA seperti dikutip dari channelnewsasia.com, Jumat (21/2/2020).

"Kami tidak ingin berada di dekat rumah sakit mana pun karena mereka memiliki begitu banyak virus," kata Tan.

Tan menambahkan mereka menghindari mal dan tempat-tempat lain di mana orang banyak biasanya berkumpul.

Turis kesehatan Indonesia yang diwawancarai oleh CNA mengatakan mereka menunda rencana perjalanan mereka, terutama jika perjalanan itu untuk perawatan yang tidak penting.

Kekhawatiran Tan juga dirasakan Cecilia Juarso, seorang warga Surabaya yang juga memiliki rencana bepergian ke Singapura untuk pemeriksaan kesehatan.

Pemilik bisnis berusia 34 tahun itu biasanya terbang ke Singapura sekali atau dua kali setahun untuk pemeriksaan kesehatan dan berencana pergi ke sana suatu saat di bulan Februari atau Maret bersama ibunya.

Tetapi mengingat situasi terakhir di Singapura, Juarso sekarang menunda itu.

Persija Kalah di Final PGJ 2020, Pelatih Sergio Farias Sebut 2 Faktor Ini Jadi Sebab Kekalahan

Hasil Liga Europa AS Roma vs Gent, Roma Menang Tipis Lewat Gol Pemain Pinjaman dari Barcelona

Video Cuplikan Gol & Highlight Pertandingan Ludogorets vs Inter Milan, Eriksen dan Lukaku Cetak Gol

“Saya lebih suka menunggu situasi menjadi lebih baik terlebih dahulu, atau bahkan menunggu sampai ada vaksin yang siap,” kata Juarso.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved