Jumat, 5 Juni 2026

5 Film Korea Selatan Dibuatkan Ulang Versi Indonesia, Ada Miss Granny dan Tunnel

Berikut daftar film Korea Selatan dibuat versi Indonesia. Mulai dari Miss Granny hingga Tunnel yang telah sukses menuai kepopuleran di Korea Selatan.

Tayang:
Kholic
Film Korea Selatan Miss Granny dibuat versi Indonesia. 

TRIBUNBATAM.id - Kepopuleran film Korea Selatan tak hanya bisa dirasakan di Asia saja, melainkan hingga seluruh dunia.

Hal ini dibuktikan dengan larisnya industri fim Korea Selatan yang berhasil menuai berbagai penghargaan kelas dunia.

Tentunya kepopuleran ini menarik minat para pembuat film di Indonesia.

Sederet film Korea Selatan telah diproduksi ulang di Indonesia dengan aktor atau aktris tanah air dan jalan cerita yang disesuaikan dengan kondisi dalam negeri.

Perbandingan pasti ada, tetapi tidak ada salahnya bukan menikmati kedua versi?

Berikut sederet film Korea yang pernah atau akan dibuat ulang dalam versi Indonesia.

Sinopsis Film Toko Barang Mantan, Tayang Perdana di Tanggal Cantik Hari Ini, (20/2/2020)

1. Miss Granny

Film Korea Selatan Miss Granny yang di remake menjadi Sweet 20
Film Korea Selatan Miss Granny yang di remake menjadi Sweet 20 (joins)

‘Miss Granny’ menjadi film pertama yang di remake oleh rumah produksi Indoensia Starvision Plus dengan judul ‘Sweet 20’ yang dirilis pada 25 Juni 2017.

‘Sweet 20’ dibintangi oleh Tatjana Saphira, Niniek L Karim, Morgan Oey, Kevin Juio dan aktris senior seperti Cut Mini dan Widyawati Sophiaan.

Miss Granny bercerita tentang Oh Mal Soon (Na Moon Hee), seorang janda berusia 74 tahun, tinggal bersama putranya dan keluarganya.

Ia sedikit keras kepala dan tidak tahu malu, ia memiliki hubungan yang sulit dengan menantu perempuannya bernama Ae Ja (Hwang Jung Min), tetapi sangat bangga dengan putranya Hyun Chul (Sung Dong Il) yang menjadi profesor universitas gerontologi.

Suatu hari, Ae Ja dirawat di rumah sakit setelah tiba-tiba pingsan. Dokter sangat menyarankan dia untuk hidup terpisah dari Mal Soon.

Saat hari ia diberitahu oleh putranya bahwa ia akan dikirim ke panti jompo, Mal yang kecewa segera menghibur diri dengan jalan-jalan.

Hingga pada akhirnya ia menemukan sebuah studio foto misterius yang mengklaim itu menangkap momen masa muda seseorang.

Dia mengambil apa yang dia percaya akan menjadi potret diri terakhirnya untuk pemakamannya yang dirasa tak terlalu jauh.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved