Kamis, 23 April 2026

BATAM TERKINI

WARGA Batam Desak Pemko Bubarkan Bimbar, Rustam Ungkap Alasan Angkutan Umum Tak Bisa Dihapus

Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam Rustam Efendy, saat ini Pemko masih belum bisa menghilangkan keberadaan angkutan umum di Batam.

TRIBUNBATAM.ID/IAN SITANGGANG
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam, Rustam Efendy 

WARGA Batam Desak Pemko Bubarkan Bimbar, Rustam Ungkap Alasan Pemerintah Tak Bisa Hapus Angkutan Umum

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Belakangan ini, ramai warga Batam mendesak penertiban angkutan umum di Batam khususnya bimbar yang dinilai terlalu barbar.

Namun, menurut Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam Rustam Efendy, saat ini Pemko masih belum bisa menghilangkan keberadaan angkutan umum di Batam.

Pasalnya, tahun 2025, Batam direncanakan baru bisa memiliki moda transportasi yang baik dan terintegrasi.

Sehingga, kata Rustam, pemerintah kota Batam masih membutuhkan keberadaan angkutan umum yang ada saat ini di Kota Batam.

"Angkutan umum yang ada sekarang tetap tidak bisa kita hapuskan, kita masih membutuhkan mereka," kata Rustam.

Sesuai rencana pemerintah Kota Batam, tahun 2025 angkutan trans Batam baru siap melayani penumpang dari semua rute atau trayek yang ada.

"Namun, angkutan yang ada sekarang kita tetap gunakan, sebagai feeder," kata Rustam.

Supir Bimbar Batam Nangis, Penumpang Makin Sulit Anak Istri Butuh Makan: Kadang Cuma Dapat Rp 15.000

Rustam, menggambarkan ke depan semua trayek utama akan dilayani oleh Trans Batam.

"Jadi untuk angkutan umum yang ada sekarang, kota akan pindahkan ke feeder, atau trayek pendek. Contoh dari Dapur 12 sampai Fanindo," kata Rustam.

Dia mengatakan, angkutan umum yang ada sekarang tetap akan digunakan.

"Kita tidak bisa mencabut trayek mereka. Itu usaha. Tetapi kita akan bina," kata Rustam.

Dia mengatakan, tahun 2025 yang akan datang angkutan di Batam akan terintegrasi.

"Jadi masyarakat yang naik angkutan itu cukup sekali bayar, contoh kalau mau ke Nagoya dari Dapur 12, cukup bayar sekali, dari Dapur 12, nanti turun di Puskopkar, terus nyambung lagi naik mobil trans Batam, ongkosnya sekali bayar saja," kata Rustam.

Untuk pengemudi angkutan umum yang ada sekarang rencananya akan tetap diakomodir jika masi bisa memenuhi kriteria yang ada. (Tribunbatam.id/Ian Sitanggang)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved