KARIMUN TERKINI

Cuaca Buruk, Kapal dan Muatan Tenggelam, KLM Bintang Abadi Tabrak Karang di Perairan Karimun

Diduga kecelakaan terjadi karena cuaca buruk. Saat peristiwa terjadi kondisi angin bertiup kencang & ombak kuat,sehingga membuat kapal hilang kendali

Cuaca Buruk, Kapal dan Muatan Tenggelam, KLM Bintang Abadi Tabrak Karang di Perairan Karimun
TRIBUNBATAM.ID/ISTIMEWA Lanal
Enam awak KLM Bintang Abadi setelah dievakuasi. 

KARIMUN, TRIBUNBATAM.id - Kecelakaan laut kembali terjadi di perairan Karimun. Kali ini sebuah kapal pengangkut barang atau kargo bernama KLM Bintang Abadi kandas tersangkut batu karang di perairan Kecamatan Durai, Selasa (25/2/2020) Subuh.

Dari informasi yang diperoleh tribunbatam.id, KLM Bintang Abadi diawaki oleh enam orang, yaitu Nurdin selaku nakhoda, Rahman selaku KKM serta empat ABK Sadan, Sahrul, Rahman dan Sulianto.

Kapal kayu itu membawa 1.800 sak semen dari Pulau Batam menuju Pulau Burung Kabupaten Inhil Provinsi Riau.

Namun nahas sekira pukul 05.30 WIB, KM Bintang Abadi kandas dan tak bisa bergerak di batu karang perairan Pulau Tikus Kecamatan Durai.





Diduga kecelakaan ini terjadi karena cuaca buruk. Saat peristiwa itu terjadi kondisi angin bertiup kencang dan ombak kuat, sehingga membuat kapal kehilangan kendali.

Seorang awak kapal kemudian menghubungi seorang kenalannya di perusahaan karet di Tanjung Batu, Kecamatan Kundur.

Cuaca Buruk Hadang Peserta Ujian SKD di Anambas, 155 Pendaftar CPNS Tak Ikut Ujian

CUACA Ekstrim di Anambas, Cabai dan Tomat Kosong di Pasar

Namun bantuan yang datang dari Tanjung Batu cukup lama. KLM Bintang Abadi pun mulai tenggelam.

Beruntung ada kapal nelayan melintas dan melihat para awak. Nelayan tersebut kemudian mengevakuasi keenam awak kapal ke Pulau Tikus.

Seorang awak KLM Bintang Abadi mengambil life jaket.
Seorang awak KLM Bintang Abadi mengambil life jaket. (TRIBUNBATAM.ID/ISTIMEWA Lanal)

"Kapal dari perusahaan karet baru tiba sekitar pukul 07.15 WIB. Seluruh awak dibawa ke Tanjung Batu," kata seorang sumber Tribun.

Tidak korban jiwa dalam kejadian tersebut. Hanya saja kapal beserta muatan semen tenggelam.

Enam awak KLM Bintang Abadi setelah dievakuasi.
Enam awak KLM Bintang Abadi setelah dievakuasi. (TRIBUNBATAM.ID/ISTIMEWA Lanal)

Sementara seorang warga Durai, Fadli mengatakan perairan sekitar tenggelamnya KLM Bintang Abadi memang terdapat banyak batu karang.

"Di situ memang banyak karang. Harus hati-hati betul kalau kapal lewat situ," ujarnya. (tribunbatam.id/elhadif putra)

Penulis: Elhadif Putra
Editor: Dewi Haryati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved