TRIBUN WIKI
Mengenal Jong, Perahu Layar Mini Khas Masyarakat Melayu
Masyarakat Melayu, salah satunya Batam, memiliki permainan rakyat bernama jong. seperti apa bentuknya?
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Ada yang unik di kota Batam saat musim angin utara tiba.
Ribuan perahu kecil dengan layar warna-warni akan tampak berjajar memenuhi kawasan pantai.
Perahu layar berukuran kecil itu bernama Jong.
Di musim ini, perhelatan lomba Jong Batam akan digelar sebagai ajang untuk melestarikan permainan rakyat sekaligus media silaturahmi dari para penghobi Jong di kepulauan Riau.
Tradisi ini dimulai lantaran saat datang angin musim utara, nelayan tidak akan melaut karena angin sedang kencang.
Untuk mengisi waktu, para nelayan bermain Jong.
Perahu kecil ini tidak membutuhkan awak.
Layar besarnya akan beradu dengan angin untuk bisa membuatnya melaju.
Jong dibuat dari kayu pulai yang bentuknya mirip dengan pohon karet.
Kayu berwana hitam keabu-abuan dengan serat berwarna kuning kecoklatan ini dipilih karena memiliki tekstur yang lunak sehingga mudah dibentuk.
Perahu layar ini memiliki 3 ukuran, yakni Jong kecil dengan ukuran 1 hingga 1,29 meter, Jong sedang berukuran 1,29 hingga 1,6 meter, dan Jong besar dengan ukuran 1,6 hingga 1,9 meter.
Agar tidak karam di tengah laut, Jong membutuhkan penyeimbang, yakni kate yang dibuat di sisi Jong.
Kate tersebut akan dihubungkan dengan batang kate, sehingga menyatu dengan badan Jong.
Bagian lain yang tak kalah penting dari perahu Jong adalah sauk.
Sauk dibuat di kedua ujung Jong dan berfungsi untuk memecah ombak maupun menahan Jong dari benturan batu karang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/lomba-jong-batam-tahun-2020.jpg)