BATAM TERKINI

Pertahankan Pariwisata, PHRI Batam Dorong Pembebasan Pajak Hotel, Restoran dan Hiburan

Mansur mengatakan, upaya lain memang harus tetap dilakukan di tengah penurunan okupansi hotel di Batam.

Pertahankan Pariwisata, PHRI Batam Dorong Pembebasan Pajak Hotel, Restoran dan Hiburan
Instagram/leeshotelbatam
Ilustrasi hotel di Batam. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Menjaga stabilitas ekosistem pariwisata di Batam, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Batam, Muhammad Mansur mendukung hadirnya kebijakan baru dari pemerintah pusat.

Salah satunya adalah memanfaatkan Bandara Internasional Hang Nadim Batam sebagai jalur masuk alternatif wisatawan ke Batam dan daerah lain di Kepulauan Riau (Kepri), selain Singapura yang tengah bermasalah dengan COVID-19.

Pemerintah pusat berencana memberlakukan pembebasan pajak hotel dan restoran di beberapa daerah pariwisata unggulan mulai Maret mendatang. Hal ini guna menjaga kunjungan wisatawan baik itu domestik maupun manca negara (wisman) ke Batam.

"Kebijakannya bagus, cuma itu (virus corona) tidak bisa diprediksi, sementara insentif terbatas. Seharusnya ada terobosan yang lebih bagus lagi, direct flight ke Batam dari negara lain misalnya," ujarnya, Rabu (26/2/2020).





Diakuinya manfaat pembebasan pajak hotel dan restoran sendiri, menurutnya memang akan sangat dirasakan. Bisa dirasakan untuk menutupi sebagian biaya operasional hotel seperti gaji karyawan dan sebagainya.

Namun demikian, upaya lain memang harus tetap dilakukan di tengah penurunan okupansi hotel di Batam.

Indahnya Pura Agung Amerta Bhuana, Pura Tertinggi di Batam

Mengenal Sejarah Bukit Daeng, Lokasi Rawan Kecelakaan yang Tewaskan Calon Pengantin di Batam

Saat ini, okupansi hotel-hotel di Batam berada di bawah 40 persen. Mengalami penurunan jika dibanding bulan-bulan sebelumnya. Pengusaha hotel saat ini hanya bergantung pada MICE dan wisatawan lokal yang datang ke Batam.

"Sekarang cuma domestik market yang ada, wedding dan meeting, itu tidak bisa mendukung operasional kita. Sekarang okupansi 40 persen aja sudah bagus," kata Mansur lagi.

Ia juga mendorong pemerintah daerah dalam hal ini Pemerintah Kota (Pemko) Batam untuk melakukan terobosan dalam bentuk kampanye, mengabarkan Batam sangat kondusif.

Sebelumnya, Mansur mengaku memang sudah sudah ada rapat koordinasi bersama Dinas Pariwisata Provinsi Kepri. Hanya saja koordinasi yang dijalankan belum sampai pada bentuk kegiatan apa yang akan dilakukan untuk mengabari calon wisatawan.

"Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Batam dan asosiasi pariwisata harus bersama, mari buat kampanye sama-sama bersifat positif untuk Batam," ujarnya.

(tribunbatam.id/Roma Uly Sianturi)

Penulis: Roma Uly Sianturi
Editor: Dewi Haryati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved