Jumat, 29 Mei 2026

DISKOMINFO KEPRI

Pemprov Kepri Gelar Nobar Piala Dunia, Minta Warga Manfaatkan Momen untuk Bangkitkan Pariwisata

Ada dua lokasi yang dipilih Dinas Pariwisata Kepri untuk nobar bersama masyarakat dan wisatawan.

Tayang:
TribunBatam.id/Ronnye Lodo Laleng
NOBAR PIALA DUNIA 2026 - Belum ada persiapan apaun di lokasi nobar Piala Dunia 2026 di depan Gedung LAM Kepri. Tempat ini jadi pilihan Dinas Pariwisata Kepri selenggarakan nobar. Jumat (29/5/2026). 

TRIBUNBATAM.id, KEPRI - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) melalui Dinas Pariwisata bakal menyelenggarakan nobar Piala Dunia tahun 2026 di Kota Tanjungpinang. 

Ada dua lokasi yang dipilih Dinas Pariwisata Kepri untuk nobar bersama masyarakat dan wisatawan. 

Nonton bareng ini dibuka untuk umum dan tidak dipungut biaya apapun. 

Kedua titik nobar itu diantaranya, Gurindam 12 atau depan Gedung Lembaga Adat Melayu Kepri dan Pulau Penyengat Kota Tanjungpinang. 

Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Hasan saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya bekerjasama dengan TVRI Kepri sebagai pemegang hak siaran.

"Khusus di Gurindam 12 akan kami selenggarakan pada 13 -15 Juni 2026. Bertepatan dengan event Kemilau Nusantara Kepri," kata Hasan, Jumat (29/5/2026).

Sementara itu, di Penyengat, akan diselenggarakan nobar pada 20 Juni 2026 bertepatan dengan event Penyengat Heritage. 

"Nonton bareng (nobar) ini merupakan kali pertama diselenggarakan Dinas Pariwisata Kepri," katanya.

Langkah ini merupakan upaya Dinas Pariwisata untuk memacu kunjungan pariwisata ke Kepri

"Kami berterima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto yang sudah berjuang sehingga TVRI bisa memegang hak siar Piala Dunia 2026," ujarnya. 

Dia mengajak masyarakat untuk sama-sama mendukung dan meramaikan nobar even empat tahunan ini.

“Kami ingin menghadirkan pengalaman menonton yang menyenangkan, aman, dan menyatu dengan suasana khas Tanjungpinang," sebutnya. 

Pantauan TribunBatam.id, hingga saat ini, belum ada persiapan di titik nobar di Gurindam 12, tepi laut Tanjungpinang. 

Lokasi itu berada di depan Gedung Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepri

Peralatan seperti tenda dan layar lebar atau LED belum terlihat di lokasi itu.

Tempat itu masih digunakan sejumlah penari untuk berlatih.

Beberapa warga lain tampak bersantai di area taman itu.

Mereka duduk bersila kaki sembari ngobrol satu dengan yang lain. (TribunBatam.id/Ronnye Lodo Laleng)

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved