BATAM TERKINI

CARA Ajukan Permohonan Alokasi Lahan Baru Perorangan dan Perusahaan di Batam

Direktur pengelolaan lahan, Ilham Eka Hartawan mengatakan, BP Batam menyederhanakan proses alokasi lahan. Simak cara pengurusannya di sini.

CARA Ajukan Permohonan Alokasi Lahan Baru Perorangan dan Perusahaan di Batam
TRIBUNBATAM.ID/ISTIMEWA
Prosedur Alokasi Lahan Baru Perorangan dan Perusahaan. 

CARA Ajukan Permohonan Alokasi Lahan Baru Perorangan dan Perusahaan di Batam

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Badan Pengusahaan (BP) Batam melakukan sosialisasi Peraturan Kepala (Perka) Lahan.

Dalam pemaparannya, Direktur Pengelolaan Lahan, Ilham Eka Hartawan menyederhanakan proses alokasi lahan.

Pihaknya sengaja mempersingkat waktu dan mempersingkat birokrasi.

"Insya Allah jangka waktunya itu tak lebih dari 28 hari itu kalau alokasi lahan baru," kata Ilham, Kamis (27/2/2020).

Jika perorangan, pemohon cukup melampirkan KTP atau identitas perorangan lainnya di-upload melalui sistem yang disebut LMS, selanjutnya akan dibahas dalam Pokja selama 5 hari kerja, kemudian akan keluar berita kelayakan.

"Di dalam pokja ada uji kelayakan, ada yuridisnya, teknis dan bisnis. Tapi tidak hanya unit lahan sendiri yang akan membahas jadi kami melibatkan bagian perencanaan program strategis, biro hukum dan biro keuangan. Dalam 5 hari kerja di sini akan membahas rencana bisnis plant, status lahannya apakah clear and clean atau tidak," paparnya.

CATAT, Investor Wajib Sediakan Dana 20 Persen dari Nilai Investasi, Minimalisir Makelar Lahan

Maksudnya clear and clean di situ, artinya sudah bersertifikat HPL, tidak termasuk dalam hutan lindung dan tidak dihuni oleh pengalokasi lainnya.

Setelah itu pihaknya membuat laporan sekaligus memohon kepada Pimpinan BP Batam selama 3 hari.

"Kalau ditolak langsung disurati penolakan. Kalau lanjut langsung ke pimpinan. Dari situ keluarlah SKPL dan faktur UWT melalui sistem, email, dan notifikasi via sms. Jadi pergi ke Bank tak perlu lagi tatap muka ke kita. Tatap muka itu terkhir," ujar Ilham.

Ilham mengakui, persyaratan untuk alokasi perusahaan cukup membutuhkan persyaratan identitas badan hukum dan rencana bisnis plant.

Ia menegaskan ada permohonan masuk melalui sitem yang mencantumkan nomor handphone dan email yang aktif.

Sayangnya sering nomor handphone dan emailnya tak aktif.

Pihaknya mengategorikan lahan ini menjadi 2, di antaranya lahan yang sudah dimatangkan oleh BP Batam dan lahan yang belum dimatangkan.

"Lahan yang dimatangkan itu artinya lahan tersebut sudah disiapkan perencanaannya untuk suatu daerah khusus beberapa meter untuk pariwisata. Sementara lahan yang sudah dimatangkan akan diupload di website BP Batam. Pubilsh melalui www.bpbatam.go.id," ujarnya. (TRIBUNBATAM.id/Roma Uly Sianturi)

Penulis: Roma Uly Sianturi
Editor: Tri Indaryani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved