Rabu, 27 Mei 2026

Saat Maria Sharapova Gantung Raket, Sosok Petenis Ini Abadi

Kepergian nama-nama tersebut makin mengukuhkan status "immortal" alias "abadi" pada seorang Serena Williams.

Tayang:
newscomau/afp
Petenis AS Serena Williams saat berhadapan dengan Maria Sharapova, Selasa (26/1/2016) 

Adapun saat ini, Serena terlibat rivalitas dengan para petenis yang jauh lebih muda darinya, di antaranya Naomi Osaka (kelahiran 1997), Ashleigh Barty (kelahiran 1996), Sofia Kennin (kelahiran 1998) ataupun Simona Halep (kelahiran 1991).

Dalam sebuah kesempatan, Serena pernah mengatakan rahasianya bisa tampil konsisten dalam waktu lama.

Hal itu tak lepas dari kekuatan mental dan semangat tidak pernah menyerahnya, suatu sifat yang dipelajarinya dari dua petenis yang lebih senior, Steffi Graf dan Martina Navratilova.

"Satu hal yang bisa dipelajari dari seorang juara, mereka terus berjuang, mereka terus maju," kata Serena, dikutip dari tulisan berjudul "The Immortal Serena Williams" yang dimuat di herald.co.zw.

"Mereka petarung yang luar biasa. Mereka juga tangguh secara mental. Mereka terus maju. Itu adalah sesuatu yang saya pelajari dari mereka dan mencoba melakukan hal yang sama yang saya bisa lakukan," ujar Serena.

Sepanjang kariernya, Serena sudah mengoleksi 23 Grand Slam, jumlah tersebut belum termasuk yang diperolehnya di sektor ganda dan gelar-gelar turnamen lain di luar Grand Slam.

Untuk ajang Olimpiade, Serena pernah meraih empat emas, masing-masing pada tahun 2000 di Sydney, 2008 di Beijing, dan dua kali di London pada tahun 2012.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Serena Williams "Abadi" Saat Maria Sharapova dan yang Lain Mulai Pergi"

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved