Minggu, 12 April 2026

Angkasa Pura Beri Diskin PSC 20 Persen, Harga Tiket Pesawat Jadi Lebih Murah

PT Angkasa Pura II (Persero) memberikan insentif berupa diskon passenger service charge (PSC) sebesar 20 persen di seluruh bandara yang dikelola pers

Penulis: Endra Kaputra | Editor: Agus Tri Harsanto
(Istimewa)
PT Angkasa Pura II (Persero) berikan insentif diskon passenger service charge (PSC) 20 persen. 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - PT Angkasa Pura II (Persero) memberikan insentif berupa diskon passenger service charge (PSC) sebesar 20 persen di seluruh bandara yang dikelola perseroan.

Diskon PSC ini merupakan bagian dari program Kebijakan Insentif Transportasi Udara yang dicanangkan pemerintah bagi 10 Destinasi Wisata Indonesia yakni, Batam, Bali, Yogyakarta, Labuan Bajo, Lombok, Malang, Manado, Danau Toba, Bintan dan Belitung.

Adapun diskon tersebut berlaku untuk 25 persen kapasitas kursi pada penerbangan periode 1 Maret hingga 31 Mei 2020 untuk rute dari dan ke 10 destinasi wisata tersebut.

President Director PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengatakan, PSC merupakan salah satu komponen harga tiket, sehingga diskon PSC otomatis berdampak pada turunnya tarif tiket penerbangan.

"Ada sebanyak 14 bandara PT Angkasa Pura II terkoneksi dengan 10 destinasi wisata tersebut. Di sisi lain, sebanyak 3 bandara PT Angkasa Pura II juga merupakan bagian dari 10 destinasi wisata itu yakni Bandara Raja Haji Fisabilillah di Bintan, Bandara HAS Hanandjoeddin di Belitung dan Bandara Silangit di Danau Toba," ujarnya yang disampaikan Unit Community Development Angkasa Pura 2 Tanjungpinang Wiratmoko, Minggu (01/03/2020).

“Sehingga, total ada 17 bandara PT Angkasa Pura II yang memberikan insentif diskon PSC tersebut,"tambahnya menyampaikan.

Dirincikannya, dari 17 bandara, terdapat sekitar 20.000 penerbangan yang melayani penerbangan di 10 destinasi wisata.

Kapasitas kursi dari 20.000 penerbangan itu sekitar 3,5 juta kursi penumpang, dan yang dialokasikan mendapat diskon artinya sebanyak 1 juta kursi penumpang atau 25 persen dari total kapasitas.

“Tingkat keterisian penumpang maskapai saat ini 60-70 persen, sehingga dengan melalui insentif diskon PSC yang diberikan ini, kami targetkan load factor maskapai kami harapkan akan naik menjadi 90 persen,”sebutnya.

Kebijakan insentif transportasi dicanangkan pemerintah untuk menggairahkan sektor pariwisata nasional di tengah tantangan penyebaran global virus Corona (COVID-19).

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam konferensi pers di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta pada hari ini, Sabtu 29 Februari 2020, mengatakan kebijakan ini sesuai dengan Rapat Terbatas yang digelar dua kali dan dipimpin oleh Presiden Joko Widodo.(Tribunbatam.id/endrakaputra)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved