Minggu, 10 Mei 2026

TRIBUN WIKI

Museum Raja Ali Haji Simpan Potongan Cerita Sejarah Batam, Ada Tombak Kerajaan

Museum Raja Ali Haji adalah museum baru di kota Batam. Mengusung konsep linimasa, museum Raja Ali Haji saat ini masih dalam tahap revitalisasi.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Eko Setiawan
TRIBUNBATAM.ID/ARDANA NASUTION
Cogan, simbol kerajaan Melayu yang menghiasi halaman luar Museum Raja Ali Haji di Alun-alun Engku Putri Batam terlihat keropos, Selasa (18/2/2020). 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Jika ingin melihat sejarah Batam, bisa dilihat di Museum Batam.

Disana ada tersimpang potongan sejarah Kota Batam

Museum Raja Ali Haji adalah museum baru di kota Batam.

Gedung museum yang terletak di Dataran Engku Putri Batam ini dulunya adalah gedung MTQ Nasional yang sudah dialihfungsikan.

Mengusung konsep linimasa, museum Raja Ali Haji saat ini masih dalam tahap revitalisasi.

Proses revitalisasi sudah berlangsung sejak akhir tahun 2019 lalu dengan menggunakan anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

Total keseluruhan anggaran yang digunakan adalah Rp 500 juta dan diutamakan terlebih dahulu untuk perbaikan bangunan, tata pamer dan ornamen-ornamen.

Revitalisasi ini termasuk melakukan perbaikan replika Cogan setinggi 3 meter dengan lebar sekitar 1,5 meter.

Hal ini dikarenakan Replika Cogan tersebut ditemukan tumbang karena besi yang telah keropos.

Cogan adalah salah satu alat kebesaran atau regalia yang dimiliki Kerajaan Johor Riau Lingga Pahang.

Alat ini berfungsi sebagai simbol, emblem, lambang dan tombak kebesaran kerajaan pada masanya.

Bentuknya menyerupai daun dengan pahatan hiasan bermotif rangkaian bunga-bunga pada bagian tepinya.

Pada bagian utama yang menyerupai daun terdapat pahatan tulisan.

Secara garis besar, bentuk fisik cogan membentuk sebuah tombak. 

Dengan konsep linimasa, perjalanan sejarah Batam sejak masa Kerajaan Riau Lingga hingga saat ini akan tergambarkan dengan rinci.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved