Gejalanya Sudah Muncul, Pengamat Prediksi Presiden Jokowi Bakal Jatuh 6 Bulan Lagi
Sang pengamat memprediksi rezim Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan jatuh dalam beberapa bulan ke depan.
TRIBUNBATAM.id - Virus Corona di dunia makin hari makam parah.
Setiap hari ada saja laporan korban kengerian virus corona yang berjatuhan.
Memburuknya kondisi virus corona oleh seorang Pengamat Politik Indonesia, Syahganda Nainggolan bakal mempengaruhi kestabilan politik rezim berkuasa saat ini.
Sang pengamat memprediksi rezim Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan jatuh dalam beberapa bulan ke depan.
Syahganda Nainggolan menduga hal tersebut akibat dari merebaknya Virus Corona yang makin parah di dunia.
Dilansir TribunWow.com dari channel YouTube Realita TV pada Sabtu (29/2/2020), mulanya Syahganda Nainggolan membandingkan kebijakan Arab Saudi dan Indonesia terkait Virus Corona.
"Baik Arab Saudi misalkan, tujuh juta yang dihentikan orang umroh dikalikan 2,5 juta harga visa itu berapa triliun itu sudah 15 triliun dia buang uang demi mengamankan Arab Saudi jangan sampai kena Virus Corona."
"Kita kan enggak wah buzzer harus membuat orang supaya datang ke Bali lebih banyak, wisata jangan sampai jatuh kan ini kan kebijakan yang sinting," jelas Syahganda.
Lalu, Syahganda menceritakan temannya yang berteman dengan seorang dokter di Amerika Serikat mengatakan bahwa vaksin Virus Corona baru dapat ditemukan beberapa bulan ke depan.
"Makanya kalau saya sebagai pengamat saya tinggal lihat dari Corona Virus ini banyak teman saya."
"Kebetulan ada temen saya yang kerja di DC Amerika di Atlanta, tetangga dia sebelahnya juga di itu bagian buat vaksin namanya dokter Jaibi dari Malaysia."
"Mereka tiap hari bareng, saya diinfokan tiap hari tentang ini, ini masih lama ketemu sampai enam bulan lagi belum ketemu vaksinnya," cerita Syahganda.
Lalu, ia turut menyinggung Wakil Presiden Iran, Masoumeh Ebteker yang juga terkena Virus Corona.
"Jadi selama vaksinnya belum ketemu dan kita lihat sudah wakil Presiden Iran sudah kena Virus Corona juga dan lain-lain," ungkapnya.
Hal ini menunjukkan bahwa Virus Corona merupakan masalah serius yang nantinya membuat negara-negara di dunia mengisolasi diri.