Kamis, 7 Mei 2026

VIRUS CORONA

9 Warga Batam Masuk Karantina, Kadinkes Kepri : Jangan Panik, Virus Corona Bisa Mati Sendiri

Dinkes Provinsi Kepri menggencarkan imbauan kepada masyarakat agar tidak panik dan khawatir di saat kasus virus Corona mulai masuk Batam.

Tayang:
Penulis: Thom Limahekin |
TRIBUNBATAM.id/ENDRA KAPUTRA
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Tjejep Yudiana 

9 Warga Batam Masuk Karantina, Kadinkes Kepri : Jangan Panik, Virus Corona Bisa Mati Sendiri

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepri menggencarkan imbauan kepada masyarakat agar tidak panik dan khawatir di saat kasus virus Corona mulai masuk Batam .

Kepala Dinkes Provinsi Kepri, Tjetjep Yudiana mengatakan memang belum ada obat atau vaksin penyembuh virus Corona.

Namun, pasien dengan virus Corona bisa sembuh.

"Karena virus itu bisa mati dengan sendirinya," tegas Tjetjep kepada TRIBUNBATAM.id, Selasa (3/3/2020) pagi.

Tjetjep menjelaskan masa inkubasi virus Corona mencapai 14 hari.

Selama masa inkubasi tersebut, virus ini bisa mati dengan sendirinya kalau pasien itu memiliki daya tahan tubuh yang kuat.

Oleh karena itu, kebijakan observasi adalah upaya untuk menjaga daya tahan tubuh pasien dan mengobati penyakit-penyakit penyertanya.

Tukang Kebun di Rumah 2 WNI Positif Virus Corona Dijemput Petugas Kesehatan

Misalnya, batuk, sesak napasnya dan penyakit lainnya.

"Jadi, tidak perlu panik. Virus itu bisa mati dengan sendirinya kalau daya tahan tubuh baik," tegas Tjetjep.

Kepala Dinkes Provinsi Kepri itu menginfokan lagi perkembangan terkini dari beberapa warga Batam yang berkomunikasi dekat dengan warga Singapura yang sudah dinyatakan positif Corona.

"Ada satu pembantu rumah tangga dan delapan orang lain sudah diobervasi di Asrama Haji Kota Batam," ungkap Tjetjep.

Menurut Tjetjep, awalnya sembilan warga ini diobervasi di sebuah rumah.

Namun, akibat penolakan dari lingkungan sekitar, mereka akhirnya diobervasi di Asrama Haji atas kebijakan Wali Kota Batam, Muhammad Rudi.

"Pemerintah siap tangani ini secara baik. Jadi, tak usah ada pro dan kontra soal observasi. Mari kita atasi virus ini bersama-sama," pesan Tjetjep. (TRIBUNBATAM.id/Thomm Limahekin)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved