Senin, 20 April 2026

TRIBUN WIKI

Cuci Tangan Atau Pakai Hand Sanitizer, Mana yang Lebih Efektif Cegah Virus Corona?

Sabun dan hand sanitizer menjadi dua produk yang dipersiapkan untuk mencegah covid-19, mana yang lebih baik?

Tribun Jateng
hand sanitizer 

TRIBUNBATAM.id - Akibat merebaknya wabah virus Covid-19 yang mulai masuk ke Indonesia, masyarakat berbondong-bondong membeli perlengkapan kebersihan seperti sabun dan hand sanitizer.

Tak jarang banyak dari supermarket yang kehabisan stok untuk kedua barang tersebut.

Tetapi apakah hand sanitizer dapat mengalahkan sabun dan air untuk melindungi diri dari Covid-19?

Ketika masyarakat dan pemerintah bergulat dengan pemahaman Covid-19 dan bagaimana menghentikan penyebarannya, penjualan gel pembersih tangan telah melonjak.

Hand Sanitizer

Melansir Warta Kota Wiki, pada tahun 1966, Lupe Hernandez, perawat mahasiswa dari Bakersfield, California, mematenkan gagasan gel berbasis alkohol untuk membersihkan tangan.

Pada 2009, saat munculnya virus H1N1, gel ini menjadi barang wajib yang banyak dibawa oleh masyarakat saat bepergian.

Tahun itu, penjualan gel dan tisu antibakteri di Amerika Serikat melonjak lebih dari 70 persen dalam enam bulan.

Pada tahun 2010, botol-botol kecil ada di mana-mana, mulai dari kasir di toko buku bandara hingga pengecer online.

Popularitas gel tangan tidak hanya didorong oleh ketakutan pandemi.

Peluang menguntungkan untuk memasarkannya telah mendorong penjualan.

Kini hand sanitizer tersedia dalam warna cantik dan ramah anak (bubblegum pink, biru terang).

Serta aroma ramah kesehatan (kayu manis, lavender) yang berbeda dari versi berbau tajam yang ditemukan di rumah sakit.

Produk ini juga telah berevolusi dengan menambahkan bahan aktif lain sebagai pengganti alkohol, dan ada resep online untuk membuat sendiri.

Good Housekeeping menyarankan vodka.

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved