Breaking News:

PILKADA KEPRI

Sekarang 'Bercerai', Soerya Ungkap Niat Isdianto Dekati Dirinya: Dia yang Menggebu-gebu

Soerya Respationo angkat bicara terkait perpisahan dirinya dengan Isdianto yang rencananya akan maju bareng dalam Pilkada Kepri 2020.

Penulis: Roma Uly Sianturi | Editor: Tri Indaryani
TRIBUNBATAM.ID/DIPA NUSANTARA
Soerya Respationo belum memberi penjelasan siapa yang akan mendampinginya untuk maju dalam Pilgub nanti. 

Sekarang 'Bercerai', Soerya Ungkap Niat Isdianto Dekati Dirinya: Dia yang Menggebu-gebu

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Soerya Respationo angkat bicara terkait perpisahan dirinya dengan Isdianto yang rencananya akan maju bareng dalam Pilkada Kepri 2020.

Soerya menilai, keputusan Isdianto meninggalkannya sebagai sebelum Pilkada digelar dipandang sebagai hak politik semua orang.

Menurutnya siapa saja boleh untuk mencalonkan diri, selama persyaratannya yang tertuang dalam undang-undang dipenuhi.

"Beliau bilang, tetap bersahabat dengan saya oke, saya juga senang bersahabat. Terus dia bilang jasa-jasa kita dalam mengantarkannya sebagai Wakil Gubernur. Tapi substansinya bukan itu. Substansinya adalah, bahwa dia yang menggebu-gebu meminta kepada saya, untuk jangan ditinggalkan dalam Pilkada 2020, untuk mendampingi saya sebagai calon Wakil Gubernur. Itu substansinya, dia yang minta," ujarnya, Rabu (4/3/2020).

Permintaan Isdianto ke Soerya Respationo untuk tidak ditinggalkan di Pilkada 2020 sebagai calon Wakil Gubernur, juga disampaikannya baik di internal PDIP, di hadapan DPP, di hadapan Sekjen PDIP hingga di hadapan teman-temannya Isdianto.

Jumaga Sambut Baik Usulan Duet Soerya Respationo-Syahrul di Pilkada Kepri, Semoga Romo juga Setuju

Oleh karenanya, pendaftaran-pendaftaran keduanya ke partai politik selalu disatu paketkan.

"Kita ini satu paket. Mulai dari mendaftar ke PDIP Perjuangan kita ini paket, ke Hanura hingga PKB, dan Isdianto hadir terus," tuturnya.

Soerya sempat membantah dirinya tidak mendaftarkan Isdianto.

Padahal saat melakukan komunikasi politik keduanya selalu bersama.

"Apa yang disampaikan oleh Ahars Sulaiman dan terkesan Soerya tidak mendaftarkanya, padahal kita daftarkan. Komentarnya di media massa, Isdianto tidak pernah ngomong kalau mereka berdua selalu mendaftarkan secara paket. Sebagai bakal calon Gubernur dan calon Wakil Gubernur yang mendaftar ke beberapa partai politik," katanya.

Soerya menilai belum muncul kejujuran Isdianto untuk masalah yang satu ini.

Keinginan untuk jangan ditinggalkan dalam pilkada 2020, yang disampaikan ke beberapa pihak internal PDIP baik di daerah maupun DPP maupun ke komponen masyarakat.

"Di satu sisi saya mengapresiasi kejujurannya terkait akan maju di Kepri. Tapi sedikit yang saya sesalkan dia tidak mau mengungkapkan apa yang sebenarnya terjadi," katanya. (TRIBUNBATAM.id/Roma Uly Sianturi)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved